Rabu, 10 Juni 2026

Pembunuhan Jember

Bullying Berujung Maut, Pemuda Jember Bunuh Teman Masa Kecil di Rumah Kosong

Seorang pemuda di Jember ditangkap polisi karena membunuh teman masa kecilnya akibat sakit hati dibully.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Haorrahman
ist/Polsek Gumukmas
EVAKUASI- Polisi saat mengevakuasi jasad di rumah kosong, yang diduga karena dibunuh temannya. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Bagorejo, Gumukmas, Jember digegerkan penemuan mayat di rumah kosong.
  • Korban diketahui bernama Saiful Afandi (21), warga Desa Purwoasri.
  • Polisi menemukan indikasi pembunuhan karena korban mengalami luka di kepala dan kaki terikat.
  • Pelaku berinisial RA (22) berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah identitasnya terungkap.
  • Motif sementara diduga karena pelaku sakit hati akibat perundungan yang dialaminya sejak kecil.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Seorang pemuda di Jember ditangkap polisi karena membunuh teman masa kecilnya. Belakangan terungkap pembunuhan itu dilatarbelakangi motif bullying.

Jasad korban ditemukan di sebuah rumah kosong di Dusun Krajan, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (9/6/2026) sore.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap, jasad tersebut merupakan korban pembunuhan. Polisi juga telah menangkap seorang pemuda yang diduga sebagai pelaku.

Baca juga: Jasad Perempuan Bertato di Paha Kiri dan Tanpa Identitas di Pasuruan, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat tersebut ditemukan di rumah milik Jaswadi yang sehari-hari tidak ditempati. Bersama istrinya, Dian, Jaswadi datang ke rumah itu untuk melakukan pembersihan rutin.

Saat memasuki rumah, keduanya mencium bau menyengat. Setelah menelusuri sumber bau, mereka menemukan sesosok mayat dalam kondisi mengenaskan di salah satu kamar yang biasa digunakan sebagai tempat salat.

Korban ditemukan dalam keadaan telungkup, tubuh telah membusuk dan menghitam, sementara bagian kepala tertutup tikar.

Baca juga: Pelaku Bunuh Bidan RSU Besuki Situbondo Terancam 15 Tahun Penjara

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Gumukmas sekitar pukul 17.00 WIB.

Identifikasi Polisi

Setelah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengidentifikasi korban sebagai Saiful Afandi (21), warga Dusun Krajan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Instalasi Kamar Mayat RSD dr Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah indikasi tindak pidana. Korban ditemukan dengan kondisi kaki terikat dan mengalami luka pada bagian kepala.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat tindakan kekerasan.

Baca juga: Polisi Ungkap Kronologi Suami Bunuh Bidan RSU Besuki Situbondo, Murtafia Alami Pemukulan

Pelaku Ditangkap

Satreskrim Polres Jember menangkap seorang pemuda berinisial RA (22), warga Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas.

Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yuni Prasetyo, mengatakan petugas berhasil menangkap terduga pelaku, Rabu (10/6/2026) dini hari.

"Kami lakukan penyelidikan, dugaan pelaku mengerucut kepada anak pemilik rumah. Dini hari sekitar Pukul 02.00 WIB tadi, kami berhasil menangkap pelaku di sebuah tempat masih di sekitaran Gumukmas," ujar Andry kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved