Jumat, 1 Mei 2026

Kurir Paket Dibegal di Lumajang, Motor Dirampas saat Antar Barang

Kurir paket dibegal di Lumajang, motor dirampas pelaku saat antar barang. Polisi masih selidiki pelaku.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
ist/Polres Lumajang
OLAH TKP: Polisi olah TKP kasus begal di Desa Wates Wetan Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (24/4/2026). Sepeda motor kurir paket dirampas begal di Desa Wates Wetan Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang. 

Ringkasan Berita:
  • Kurir paket dibegal saat mengantar barang di Ranuyoso, Lumajang
  • Dua pelaku menabrak motor korban lalu mengancam dengan benda diduga senjata
  • Korban melarikan diri, pelaku membawa kabur sepeda motor
  • Kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta
  • Polisi masih menyelidiki, terkendala minimnya CCTV di lokasi

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Seorang kurir pengantar paket, Lukman Hakim, menjadi korban begal saat bekerja di wilayah Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sepeda motor yang biasa dipakai bekerja dirampas pelaku. 

Kejadian berlangsung pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Raya Ranuyoso, tepatnya di simpang empat selatan perbatasan Lumajang–Probolinggo.

Baca juga: Bentor Dicuri di Lumajang, Ditemukan di Tukang Loak, Korban Malah Diminta Tebus Rp 1 Juta

Kronologi

Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan peristiwa bermula saat korban berangkat mengantar paket sekitar pukul 09.00 WIB melalui jalur alternatif menuju Desa Wates Wetan.

Setelah menyelesaikan pengantaran di Dusun Krajan, korban kembali melintas di jalur yang sama untuk menuju pelanggan berikutnya di sekitar perbatasan Lumajang–Probolinggo.

Namun, saat tiba di lokasi kejadian, korban didatangi dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dari arah Desa Wates Kulon.

“Dari arah barat simpang empat langsung menyenggol box tempat paketan yang dibawa korban. Akhirnya berhenti di situ,” ujar Suprapto, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Pasutri di Lumajang jadi Korban Penipuan Percepatan Haji, Rugi Rp 81 Juta

Diancam

Setelah korban berhenti, salah satu pelaku turun dari motor dan menghampiri korban. Pelaku berbicara dengan nada keras menggunakan Bahasa Madura sambil memegang sesuatu di bagian pinggang yang diduga senjata tajam.

“Pelaku turun lalu berkata ‘kakeh oreng dimah?’ (kamu orang mana) dengan nada keras, dengan posisi tangan kiri memegang sesuatu di arah pinggang kiri yang diduga merupakan senjata tajam,” jelasnya.

Merasa terancam, korban memilih melarikan diri untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar.

Baca juga: Habiskan 10 Tabung LPG 3 Kg Sehari, Warung Mak Rumpit di Lumajang "Dipaksa" Beralih ke Non-Subsidi

Motor Dirampas

Saat korban menjauh, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban ke arah utara menuju wilayah Probolinggo.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. Namun, polisi masih mendalami apakah kerugian tersebut hanya dari kendaraan atau termasuk barang lain seperti box dan paket.

“Kami juga belum tahu, paketnya masih ada atau sudah terantar semua,” tambah Suprapto.

Baca juga: Panen Tinggal 7 Hari, Serangan Tikus Ancam Jagung di Lumajang, Petani Bungkus dengan Plastik

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan. Minimnya petunjuk di lokasi kejadian menjadi kendala, terutama karena tidak adanya kamera pengawas (CCTV).

“Pihak Polsek Ranuyoso bersama Resmob Polres Lumajang masih mendalami permasalahan ini,” ujarnya.

Suprapto juga menyebut bahwa kasus begal di lokasi tersebut tergolong baru terjadi. Selama ini, kasus serupa lebih sering dilaporkan terjadi di wilayah Probolinggo.

“Kalau di TKP ini baru kali ini, malah paling banyak di wilayah Probolinggo, khususnya daerah Tegalbangsri,” tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved