Senin, 27 April 2026

Gempa Sumenep

Gempa Sumenep, Berdampak ke Situbondo Dua Rumah dan Musala Rusak

Gempa bumi M6,0 di Sumenep berdampak ke Situbondo, dua rumah warga dan satu musala sekolah mengalami kerusakan.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
BPBD Situbondo
RUSAK: Guncangan gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo yang berpusat di wilayah Sumenep, Madura, Selasa (30/09/2025) malam, turut dirasakan warga di Kabupaten Situbondo.  Bahkan sejumlah bangunan di Situbondo rusak. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Guncangan gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo yang berpusat di wilayah Sumenep, Madura, Selasa (30/09/2025) malam, turut dirasakan warga di Kabupaten Situbondo.  Bahkan sejumlah bangunan di Situbondo rusak.

Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono, menyampaikan gempa bumi tersebut mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga dan satu musala sekolah dasar.

“Berdasarkan data yang kami terima, ada dua rumah dan satu musala yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Baca juga: Gempa Sumenep, Sekolah dan Rumah di Bondowoso Rusak, Siswa Belajar di Parkiran

Rincian Bangunan yang Rusak

  • Rumah Rahmatillah (35), warga Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, dinding pembatas kamar ambruk akibat getaran gempa.
  • Rumah H. Lukman (47), warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, bangunan rumah mengalami retak-retak pada bagian dinding.
  • Musala di SDN 1 Alasmalang, Kecamatan Panarukan, atap dan genteng musala runtuh karena guncangan.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang awalnya dirilis bermagnitudo 6,5 kemudian diperbarui menjadi magnitudo 6,0. 

Episenter gempa berada pada koordinat 7,35° Lintang Selatan dan 114,22° Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak 58 kilometer tenggara Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.

Baca juga: Kecelakaan di Situbondo: Satu Tewas, Satu Luka Usai Motor Tersenggol Truk

BMKG memastikan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, namun guncangan cukup kuat sehingga dirasakan di sejumlah daerah sekitar, termasuk Situbondo.

Guncangan gempa pada malam hari itu sempat mengagetkan warga Situbondo yang sedang beristirahat. “Banyak warga keluar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan,” ungkap Puriyono.

BPBD Situbondo masih terus memantau perkembangan pascagempa dan mengimbau masyarakat tetap waspada meskipun tidak ada potensi tsunami.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved