Kamis, 30 April 2026

Berita Situbondo

Diduga Bermotif Asmara, Kepala Sekolah di Situbondo Dibacok Tetangga

Seorang kepala sekolah SD di Situbondo dibacok tetangganya saat berangkat kerja. Polisi masih menyelidiki motif kasus tersebut.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
ist/Polsek Bungatan
DIRAWAT-Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan saat melintas di jalan desa wilayah Kecamatan Bungatan, Selasa (27/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kepala sekolah SD di Situbondo menjadi korban pembacokan di jalan desa wilayah Kecamatan Bungatan
  • Korban diserang saat berangkat menuju tempat kerja
  • Pelaku merupakan warga setempat yang sudah saling mengenal dengan korban
  • Korban mengalami luka bacok di tangan, punggung, dan pangkal paha
  • Pelaku yang sempat kabur lalu menyerahkan diri ke polisi

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Seorang kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan saat melintas di jalan desa wilayah Kecamatan Bungatan, Selasa (27/1/2026).

Korban berinisial SA, warga Desa Silowogo, Kecamatan Bungatan. Saat kejadian, SA sedang mengendarai sepeda motor menuju tempatnya bertugas. 

Di tengah perjalanan, korban dipanggil oleh pelaku berinisial S, yang diketahui merupakan warga setempat sekaligus tetangga di sekitar sekolah tempat korban bekerja.

Karena sudah saling mengenal, korban menghentikan kendaraannya. Namun, tanpa banyak percakapan, pelaku tiba-tiba mengeluarkan celurit dan mengarahkannya ke leher korban.

Serangan tersebut sempat ditangkis menggunakan tangan korban. Meski demikian, korban tetap mengalami sejumlah luka bacok di bagian tangan, punggung, serta pangkal paha kiri. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Jembatan Limpas Situbondo Putus, Warga dan Aparat Bangun Jembatan Darurat

Kapolsek Bungatan, AKP Liskurrahman, membenarkan peristiwa pembacokan tersebut.

“Iya mas benar, kejadiannya kemarin, Selasa (27/01/2026),” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, sebelum kejadian korban melaju dari arah utara ke selatan menuju sekolah. Di tengah jalan, pelaku memanggil korban agar berhenti.

“Karena korban dan pelaku sudah saling kenal, korban berhenti,” kata Liskurrahman.

Baca juga: Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir Situbondo Butuh Rp 11 Miliar

Pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam. Saat berada di Puskesmas, korban sempat mempertanyakan motif pelaku.

“Korban sempat mengatakan, ‘ada apa, kita sudah tua, malu sama orang’,” tutur Liskurrahman menirukan ucapan korban.

Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri dan mengamankan diri ke rumah keluarganya. Tak lama berselang, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Polisi masih mendalami motif pembacokan tersebut. Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap korban.

“Untuk motifnya masih dalam penyelidikan. Kasus dan tersangka sudah kami serahkan ke Satreskrim Polres Situbondo,” tambah Liskurrahman.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved