Perahu Terbalik Dihantam Gelombang di Perairan Baluran, Nelayan Situbondo Selamat
Nelayan Situbondo selamat setelah perahunya terbalik diterjang gelombang di perairan Baluran dan diselamatkan kapal KMP Trimas Laila.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Perahu nelayan asal Situbondo terbalik akibat gelombang tinggi di perairan utara Taman Nasional Baluran.
- Nelayan Puji Pranoto (45) selamat setelah diselamatkan kru KMP Trimas Laila.
- Korban ditemukan bertahan di perahunya yang terbalik dan terikat pada rumpon ikan.
- Setelah dievakuasi ke Pelabuhan Jangkar, korban diperiksa di puskesmas sebelum pulang.
- Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 45 juta.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Seorang nelayan asal Dusun Sidodadi, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, selamat setelah perahunya terbalik akibat gelombang tinggi saat melaut di perairan utara Taman Nasional Baluran.
Nelayan tersebut diketahui bernama Puji Pranoto (45). Ia berhasil diselamatkan oleh kru kapal KMP Trimas Laila yang kebetulan melintas di jalur perairan tersebut.
Saat ditemukan, Puji Pranoto masih bertahan di sekitar perahunya yang terbalik. Kru kapal kemudian mengevakuasi korban ke atas kapal dan membawanya menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Situbondo 50 Pohon Tumbang dan Lebih 30 Rumah Warga Rusak
Diselamatkan Kapal Melintas
Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan pihaknya langsung menuju Pelabuhan Jangkar setelah menerima informasi adanya nelayan yang diselamatkan oleh kapal yang melintas.
Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat KMP Trimas Laila yang dinakhodai Hadi Wijaya berlayar dari Lembar menuju Pelabuhan Jangkar.
Di tengah perjalanan, kru kapal melihat seorang pria yang berusaha bertahan di atas perahunya yang terbalik dan masih terikat pada rumpon ikan.
“Kapten kapal kemudian memerintahkan anak buah kapal untuk menolong dan mengevakuasi korban ke atas kapal,” kata Gede.
Baca juga: Rumah Nenek 90 Tahun di Situbondo Ambruk Diterjang Angin Kencang
Setelah tiba di Pelabuhan Jangkar, nelayan tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan di puskesmas sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarganya.
Berdasarkan keterangan korban, perahunya terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi saat melaut.
“Nelayan itu selamat setelah berpegangan dengan perahunya dan akhirnya bertemu dengan kapal yang melintas,” ujarnya.
Meski berhasil selamat, korban mengalami kerugian materi akibat perahunya yang tenggelam.
“Jika ditotal, perahu dan mesin yang hilang mencapai sekitar Rp45 juta,” kata AKP Gede.
Baca juga: Polisi Situbondo Dipecat Usai Terbukti KDRT dan Paksa Istri Gugurkan Kandungan
Polairud Polres Situbondo mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut, terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan diri.
AKP Gede juga mengingatkan agar nelayan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung.
“Jika angin mulai kencang dan gelombang tinggi, sebaiknya tunda dulu aktivitas melaut demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/DISELAMATKAN-Kru-kapal-saat-nelayan.jpg)