Minggu, 3 Mei 2026

Dapur Rumah Warga di Jangkar Situbondo Ambruk Terjang Angin Kencang

Dapur rumah milik warga Desa Agel, Situbondo, ambruk akibat angin kencang dan kondisi bangunan kayu yang sudah rapuh. (117 Karakter)

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
ist/BPBD Situbondo
AMBRUK: Kondisi bangunan dapur rumah warga yang ambruk. Angin kencang membuat dapur milik Karyono (55), warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, ambruk, Senin (20/04/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dapur milik Karyono (55) di Desa Agel, Situbondo, ambruk total pada Senin (20/4).
  • Bangunan roboh akibat diterjang angin kencang yang melanda kawasan Kecamatan Jangkar.
  • Tim BPBD menyebutkan material kayu dapur yang sudah rapuh mempercepat kerusakan struktur.
  • Seluruh penghuni rumah selamat karena berada di ruang tamu saat kejadian.
  • Bangunan dapur rusak berat dengan estimasi kerugian materi senilai jutaan rupiah.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo – Angin kencang membuat dapur milik Karyono (55), warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, ambruk, Senin (20/04/2026).

Peristiwa ini menambah daftar panjang dampak cuaca buruk yang perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah pesisir dan dataran terbuka.

Insiden terjadi saat pemilik rumah beserta keluarganya sedang berada di ruang tamu. Suasana tenang tiba-tiba berubah mencekam ketika terdengar suara gemuruh keras yang berasal dari bagian belakang rumah.

"Saat dicek, ternyata dapurnya telah ambruk," ungkap Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono.

Baca juga: Penggembala yang Hilang, Ditemukan Jadi Kerangka di TN Baluran Situbondo

Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, bangunan dapur berukuran 6 x 4 meter tersebut roboh bukan hanya karena faktor cuaca, melainkan juga dipicu oleh kondisi material bangunan yang sudah tidak layak.

"Iya, kondisi kayu sudah rapuh," jelas Puriyono menambahkan penyebab teknis di balik ambruknya struktur bangunan tersebut.

Baca juga: Anak 5 Tahun di Situbondo Hilang Misterius, Polisi, TNI, dan Warga Lakukan Pencarian

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena seluruh anggota keluarga berada di ruangan yang berbeda saat kejadian berlangsung. Meski demikian, kerugian material dipastikan cukup signifikan.

"Korban tidak ada, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah," tambah Puriyono.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved