Kamis, 14 Mei 2026

Bayi Perempuan Ditemukan di Kandang Sapi Situbondo, Sang Ibu Panik

Bayi perempuan ditemukan di kandang sapi di Situbondo, sang ibu panik karena ketahuan warga.  

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
ist/Polsek Kendit
BAYI DIBUANG - Bayi perempuan yang baru lahir ditemukan warga di kandang sapi, Dusun Krajan Selatan, Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Bayi perempuan ditemukan warga di kandang sapi di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Situbondo.
  • Warga awalnya mengira suara tangisan bayi berasal dari kucing.
  • Ibu bayi akhirnya mengaku melahirkan sendiri karena takut diketahui keluarga dan warga.
  • Bayi dan ibunya kini menjalani penanganan medis di fasilitas kesehatan berbeda.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah barang bukti.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Bayi perempuan yang baru lahir ditemukan warga di kandang sapi, Dusun Krajan Selatan, Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026) malam.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Kasim sekitar pukul 19.00 WIB di kandang sapi milik tetangganya. Informasi penemuan bayi itu dengan cepat menyebar hingga mengundang banyak warga mendatangi lokasi.

Baca juga: Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Tas di Musala Glenmore Banyuwangi, Orang Tua Tinggalkan Surat

Kepala Dusun setempat, Yulianto, menjelaskan awalnya warga mendengar suara yang dikira suara kucing. Namun tidak lama kemudian terdengar tangisan bayi dari area kandang sapi tersebut.

“Tahu itu bayi, warga langsung melapor ke saya,” ujar Yulianto saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Menurut Yulianto, berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi tersebut diduga bukan sengaja dibuang. Ia menyebut ibu bayi melahirkan sendiri di kandang sapi karena panik dan takut diketahui warga.

Baca juga: Bayi Ditemukan di Sungai Banyuwangi, Hasil Otopsi Ungkap Belum Sempat Disusui

“Setelah melahirkan itu pulang ke rumahnya sambil membawa ari-arinya dan mau menjelaskan kepada orang tuanya. Bayi itu ditinggal di kandang sapi itu,” katanya.

Saat itu, lanjut Yulianto, orang tua perempuan tersebut sedang berada di luar desa untuk bersilaturahmi ke rumah kerabat. Ketika menunggu kepulangan orang tuanya, bayi lebih dulu ditemukan warga yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

“Ya warga menduga bayi itu dibuang,” ucapnya.

Baca juga: IKATEMI Lakukan Pengabdian Masyarakat Serentak, Pastikan Alat Kesehatan Akurat untuk Ibu dan Bayi

Situasi yang semakin ramai membuat ibu bayi akhirnya mengakui bahwa bayi perempuan tersebut adalah anak kandungnya. Pengakuan itu disampaikan setelah perempuan tersebut merasa ketakutan karena sebelumnya tidak diketahui sedang hamil.

“Awalnya takut, karena warga mengaku tidak hamil. Bahkan tadi malam itu langsung diakui bayi itu anaknya. Bayi itu hasil hubungan gelap dan warga itu tidak punya suami, makanya takut,” ujar Yulianto.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, orang tua ibu bayi langsung mendatangi puskesmas dan mengakui bayi itu sebagai cucunya.

“Kalau ditemukan laki-laki yang menghamili anaknya itu, orang tuanya minta agar mau bertanggung jawab,” tambahnya.

Karena kondisinya lemah usai melahirkan, ibu bayi langsung dilarikan ke RSU Abdoer Rahem Situbondo untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara bayinya dibawa ke puskesmas setempat.

Di sisi lain, Kapolsek Kendit, Iptu Sugiono, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Polisi bersama anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Baca juga: Bayi Terbungkus Daun Pisang Ditemukan Dikubur di Lumajang, Polisi Cari Identitas Orang Tua

“Untuk barang bukti itu dibawa tim inafis,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan di antaranya sarung jarit dan karpet yang ditemukan di lokasi kejadian.

Namun saat ditanya terkait identitas ibu bayi, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Kalau itu kami tidak bisa menjelaskan, sebab masih lidik,” tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved