Jumat, 12 Juni 2026

Berita Pasuruan

Potensi Bencana Cuaca Ekstrem, Pemkab Pasuruan Normalisasi Sungai Besar-Besaran

Pemkab Pasuruan memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana dengan normalisasi sungai.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Humas Pemkab Pasuruan
MITIGASI BENCANA- Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat memimpin apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan tahun 2025 di Kompleks Perkantoran Raci, Bangil, Senin (15/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Pasuruan memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di tengah cuaca ekstrem
  • Normalisasi sungai dilakukan untuk mengurangi genangan di sejumlah wilayah rawan banjir
  • Pemkab akan mengembangkan Early warning system berbasis AI.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, memaksimalkan pencegahan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebencanaan terutama di tengah cuaca ekstrem. Upaya mitigasi menjadi fokus utama pemerintah daerah, salah satunya dengan normalisasi sungai secara besar-besaran. 

“Yang paling penting adalah pencegahan. Bencana tidak selalu bisa dikendalikan, tetapi risikonya bisa kita kurangi,” kata Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, saat memimpin apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan tahun 2025, di Kompleks Perkantoran Raci, Bangil, Senin (15/12/2025).

Mas Rusdi, sapaan akrabnya mengatakan, bencana berskala besar (force majeure) diharapkan tidak terjadi, dan potensi kebencanaan berskala kecil harus diantisipasi.

Salah satunya normalisasi sungai secara besar-besaran di sejumlah wilayah rawan banjir.

Di Kecamatan Rejoso, genangan air yang sebelumnya kerap terjadi kini berangsur berkurang.

Baca juga: Bungkam Hizbul Wathan FC 4-0, Pasuruan United Jadi Salah Satu Tim Tangguh di Liga 4

Kondisi serupa juga terlihat di beberapa titik lain, seperti Kalianyar dan Bangil, yang hingga saat ini relatif terbebas dari banjir besar.

Pemkab Pasuruan juga menyiapkan rencana lanjutan untuk wilayah yang belum tersentuh normalisasi.

Sungai Kaliwrati beserta anak sungainya menjadi salah satu prioritas yang direncanakan akan dinormalisasi tahun depan, menyusul laporan potensi genangan di kawasan tersebut.

Selain infrastruktur, penguatan kesiapsiagaan juga dilakukan melalui pemenuhan dan modernisasi peralatan BPBD.

Peralatan penanggulangan bencana dinilai sudah cukup memadai, namun pemerintah daerah tetap melakukan evaluasi dan penambahan agar respons kebencanaan bisa lebih cepat dan efektif.

Di sisi lain, Pemkab Pasuruan terus mendorong peningkatan kewaspadaan masyarakat.

Mas Rusdi mengimbau warga agar berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya saat musim hujan.

Selain itu, segera melaporkan apabila terdapat tanda-tanda atau potensi bencana di lingkungannya kepada perangkat desa maupun instansi terkait.

Baca juga: Persekabpas Pasuruan Puncaki Klasemen Liga 3 Seusai Kalahkan Wanaal Brothers, Skor Akhir 2-1

Command Center

Selanjutnya Pemkab Pasuruan juga akan mengembangkan early warning system yang terintegrasi dengan command center daerah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved