Rabu, 29 April 2026

Kolaborasi Konservasi, Mitra Cempaka Foundation Tanam 97 Ribu Pohon di Pasuruan

Cempaka Foundation dan 34 mitra tanam 97 ribu pohon di 159 hektare kawasan hutan Pasuruan.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Galih Lintartika
BERSAMA : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa, Pemkab Pasuruan, Cempaka Foundation, meresmikan Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA) Tahun 2026 di Alas Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Senin (3/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Program KHDTA Cempaka Foundation berjalan sejak 2019
  • 97.747 pohon ditanam di lahan seluas 159 hektare
  • Didukung 34 perusahaan dan Pemkab Pasuruan
  • Pemantauan dilakukan lewat Aplikasi BumiBaik
  • Target 2026 penanaman 25.000 pohon di 8 lokasi

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Cempaka Foundation bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan meresmikan Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA) Tahun 2026 di Alas Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Senin (3/2/2026).

Program ini menjadi wujud kolaborasi multipihak dalam menjaga dan memulihkan kawasan hutan serta daerah tangkapan air di Kabupaten Pasuruan.

Peresmian acara ini dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Polisi Bongkar Jaringan Curanmor di Gempol Pasuruan, Empat Pelaku Ditangkap

Ada juga ADM Perhutani KPH Pasuruan, Kepala CDK Lumajang Wilayah Kerja Pasuruan, serta perwakilan 20 perusahaan mitra Cempaka Foundation.

Direktur Cempaka Foundation Sarifudin Lathif menjelaskan, Program KHDTA telah berjalan selama enam tahun, sejak 2019 hingga 2025.

Selama periode tersebut, lebih dari 97.747 pohon telah ditanam di lahan seluas 159,08 hektare dengan melibatkan 34 perusahaan mitra.

Baca juga: Mobil Pikap Curian Diamankan PJR Polda Jatim di Tol Pasuruan Probolinggo

Sejak 2023, Cempaka Foundation juga mengembangkan Aplikasi BumiBaik sebagai sistem pemantauan lokasi, pertumbuhan pohon, serta potensi serapan karbon dari setiap pohon yang ditanam.

Aplikasi ini menjadi instrumen transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemangku kepentingan.

Pada tahun 2025, Program KHDTA berhasil menanam dan merawat 17.976 pohon di lahan seluas 25,6 hektare bersama 23 mitra dari unsur perusahaan dan pemerintah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan hutan yang tersebar di enam desa dan dikelola oleh kelompok masyarakat.

Baca juga: PDI Perjuangan Pasuruan Mulai Jaring Calon Ketua PAC Untuk Penguatan Partai 

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi melalui Aplikasi BumiBaik, tingkat hidup tanaman mencapai 85 persen, sementara tanaman yang mati telah dilakukan penanaman ulang pada Desember 2025.

Untuk tahun 2026, Cempaka Foundation menargetkan penanaman 25.000 pohon di lahan seluas 35 hektare yang tersebar di delapan lokasi di Kabupaten Pasuruan.

Hingga awal tahun ini, tercatat sudah ada 18 mitra perusahaan dan dinas yang berkomitmen mendukung Program KHDTA dengan total penanaman 20.250 pohon di lahan seluas 33,28 hektare.

Sarifudin menegaskan, melalui Program KHDTA, Cempaka Foundation mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif dalam upaya konservasi hutan dan daerah tangkapan air melalui berbagai kegiatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved