Berita Pasuruan
Cegah Banjir, Pemkab Pasuruan Normalisasi Sungai Anak Wrati
Pemkab Pasuruan menormalisasi Sungai Anak Wrati di Beji untuk mengurangi risiko banjir akibat sedimentasi yang menumpuk.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pemkab Pasuruan menormalisasi Sungai Anak Wrati di Kecamatan Beji.
- Pengerukan dilakukan untuk mengatasi sedimentasi penyebab banjir.
- Alat berat dan truk dikerahkan di lokasi dekat jalan nasional.
- Normalisasi dilakukan rutin minimal dua tahun sekali.
- Warga berharap banjir tak lagi terjadi saat musim hujan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pemkab Pasuruan normalisasi Sungai Anak Wrati di Dusun Nyangkring, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko genangan banjir yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga.
Normalisasi dilakukan dengan mengerahkan satu unit alat berat tipe long arm serta satu armada truk untuk mengeruk sedimentasi dan mengangkut sampah yang menumpuk di alur sungai. Endapan lumpur yang semakin meninggi disebut menjadi penyebab utama berkurangnya kapasitas sungai, sehingga air kerap meluap saat hujan deras dan merendam ratusan rumah warga.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas SDA, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Widya Purwanti, mengatakan normalisasi difokuskan pada saluran pembuang Selorawan yang berada di kawasan tersebut.
Baca juga: Lolos Final Liga 4, Manajemen Pasuruan United Gelontorkan Bonus Rp 642 Juta
“Sedimen mulai mengurangi daya tampung air, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi. Karena itu perlu dinormalisasi agar aliran kembali lancar,” ujar Widya, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, normalisasi di titik tersebut dilakukan secara berkala, setidaknya dua tahun sekali, sebagai langkah preventif untuk mencegah air meluap ke permukiman warga.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, pihak dinas juga mengerahkan dump truck guna mengangkut material hasil pengerukan. Hal ini dilakukan karena lokasi sungai berada di sisi jalan nasional Pasuruan–Probolinggo yang memiliki arus lalu lintas cukup padat.
Baca juga: Pasuruan Creative Center Digelar Perdana, Pemkab Fasilitasi IKM Naik Kelas Lewat Upgrade Ilmu
Selama proses pengerjaan, warga sekitar turut berpartisipasi dengan membantu pengaturan lalu lintas. Mereka memasang rambu peringatan serta menyiagakan flagman agar aktivitas alat berat tidak membahayakan pengguna jalan.
Kepala Dusun Nyangkring, Yusman Yusuf, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons keluhan warga terkait banjir.
“Semoga setelah dinormalisasi dengan pengerukan yang terukur, kampung kami tidak lagi menjadi langganan genangan saat musim hujan,” ujarnya.
Pemkab Pasuruan berharap normalisasi Sungai Anak Wrati ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengendalian banjir serta meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat sekitar.
| Presiden Rombak Pimpinan BGN, Bupati Pasuruan Nilai Langkah Tepat Perbaiki Program MBG |
|
|---|
| SATRIA Pasuruan Laporkan Akun Facebook yang Diduga Hina Presiden dan Partai Gerindra ke Polda Jatim |
|
|---|
| Tanam 5.000 Pohon, PKB Dorong Gerakan Taubat Ekologi dan Sedekah Oksigen |
|
|---|
| PKB Pasuruan Apresiasi Bantuan 20 Ekor Sapi Kurban dari Faisol Riza untuk Masyarakat |
|
|---|
| Kecelakaan Jeep Wisata di Turunan Ekstrem Bromo, 2 Orang Meninggal Dunia Diduga Gagal Rem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PEMBENAHAN-Satu-unit-alat-berat-tipe-long-arm.jpg)