Jumat, 1 Mei 2026

Berita Pasuruan

Dewan Apresiasi Gerak Cepat Dinas SDA Bina Marga Tangani Keluhan Jalan Berlubang

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan apresiasi gerak cepat Dinas SDA-BMBK menutup lubang di Jembatan Pelem penghubung Bulusari-Ngerong.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
ist/Galih Lintartika
PERBAIKAN-Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) menangani keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di Jembatan Pelem, yang menghubungkan Desa Bulusari dan Desa Ngerong. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menyampaikan apresiasi atas respon cepat Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) dalam menangani keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di Jembatan Pelem, yang menghubungkan Desa Bulusari dan Desa Ngerong.

Kerusakan di badan jalan jembatan tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu mobilitas harian.

Samsul, sapaan akrabnya menilai langkah sigap yang dilakukan dinas menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan infrastruktur publik.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Respons cepat seperti ini patut diapresiasi karena langsung menjawab keluhan warga,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Pasuruan Kamis 26 Februari 2026, Cek Subuh dan Magrib

Ia menegaskan, DPRD akan terus mendorong pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur dilakukan secara berkala, khususnya pada titik-titik vital seperti jembatan dan jalan penghubung antarwilayah.

“Kami ingin setiap laporan masyarakat bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan terukur,” tambahnya.

Menurut Samsul, penanganan ini fokus pada penutupan lubang di badan jalan jembatan menggunakan material coolmix dengan volume sekitar 1,5 ton.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Pasuruan pada Rabu 25 Februari 2026, Cek Waktu Salat Magrib dan Isya

“Dari informasi yang kami terima, penanganan dilakukan pagi tadi oleh tim URC agar akses tetap aman dan tidak membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, ruas tersebut merupakan jalur protokol yang menjadi akses utama mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan selalu sinergi agar setiap persoalan infrastruktur dapat segera direspons,” tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved