Sabtu, 25 April 2026

Berita Pasuruan

Pemkab Pasuruan Sediakan Bus Gratis dan Rompi Identitas, Jemaah Haji Dibuat Lebih Nyaman

Berangkat Haji Lebih Nyaman, Pemkab Pasuruan Sediakan Bus Gratis dan Rompi Identitas

TribunJatimTimur.com/Dok Humas Pemkab Pasuruan
RAPAT PERSIAPAN - Wabup Pasuruan KH Shobih Asrori saat memimpin rapat persiapan pemberangkatan jemaah haji asal Pasuruan. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan kesiapan penuh dalam mendukung keberangkatan jemaah haji tahun 2026.

Selain menyiapkan armada bus gratis, pemkab juga akan menghadirkan rompi khusus sebagai penanda identitas jemaah asal Kabupaten Pasuruan.

Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori menegaskan, pelayanan terhadap jemaah menjadi prioritas, terutama dalam hal kenyamanan dan kemudahan selama proses keberangkatan hingga kepulangan.

“Pemkab Pasuruan siap membantu keberangkatan para jemaah, terutama menyediakan bus untuk mengangkut jemaah ke Asrama Haji Sukolilo, sekaligus menjemput saat kepulangan nanti,” ujar Gus Shobih, sapaan akrabnya, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Kondisi Pasar Tradisional di Jember Memprihatinkan, Tapi Ditarget PAD Optimal

Baca juga: Perbaikan Gorong-Gorong Kepulungan–Randupitu Rampung Cepat, Akses Warga Kembali Lancar

Tak hanya itu, pemkab juga menyiapkan rompi dengan desain dan warna khusus sebagai identitas jemaah Pasuruan.

Keberadaan rompi ini diharapkan memudahkan jemaah saling mengenali, terutama saat berada di tengah jutaan umat dari berbagai daerah dan negara.

“Kami juga menyiapkan rompi khusus agar jemaah Kabupaten Pasuruan mudah dikenali. Ini penting untuk memudahkan koordinasi dan kebersamaan selama di Tanah Suci,” tambahnya.

Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan Ahmad Marzuqi menyampaikan, total jemaah haji tahun ini mencapai 1.635 orang yang akan diberangkatkan dalam sembilan kloter, mulai 22 hingga 23 April 2026.

Rinciannya, jemaah tersebar dalam kloter 3 hingga kloter 10, serta kloter 37.

Distribusi terbanyak berada di kloter 6, 7, 8, dan 9 yang masing-masing diisi ratusan jemaah.

2 Jemaah Meninggal Sebelum Berangkat

Namun demikian, dua jemaah dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan.

Hak keberangkatan yang semula dapat dialihkan kepada ahli waris, diputuskan untuk ditunda hingga tahun 2027.

Dengan demikian, kursi tersebut diisi oleh jemaah cadangan yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).

“Ahli waris memilih menunda keberangkatan, sehingga otomatis digantikan oleh jemaah cadangan yang sudah siap berangkat tahun ini,” jelas Marzuqi.

Ia menambahkan, seluruh tahapan persiapan kini telah memasuki tahap akhir.

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama pemerintah kabupaten dan kota, terutama terkait kesiapan armada dan kebutuhan teknis lainnya.

“Sekarang tinggal finalisasi. Insya Allah semua berjalan lancar,” imbuhnya.

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved