Rabu, 6 Mei 2026

Berita Pasuruan

Jawab Masalah Permodalan UMKM, Pemkab Pasuruan Gandeng PIP Berikan Solusi

Jawab Masalah Permodalan UMKM, Pemkab Pasuruan Gandeng PIP Berikan Solusi

Tayang:
TribunJatimTimur.com/Humas Pemkab Pasuruan
KONKRET : Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat menandatangani MoU antara Pemkab Pasuruan dengan PIP Kementrian Keuangan RI 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengambil langkah konkret menjawab persoalan klasik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM): keterbatasan modal.

Melalui penandatanganan nota kesepakatan dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan RI, Pemkab membuka akses pembiayaan sekaligus pendampingan usaha bagi pelaku UMKM di daerah.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan, kolaborasi ini merupakaj upaya nyata memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

Kabupaten Pasuruan, kata dia, memiliki posisi strategis sebagai penyangga Surabaya, sehingga perlu ditopang ekosistem usaha yang kuat dan berdaya saing.

Baca juga: Harmoni Tripartit Terjaga, May Day Pasuruan Dirayakan Lewat Fun Walk Bersama

“Persoalan utama teman-teman UMKM itu rata-rata di permodalan. Nah, melalui dukungan PIP ini, kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar bisa dirasakan pelaku usaha kecil,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Menurut Mas Rusdi, sapaan akrabnya, program pembiayaan dari PIP akan menyasar sektor-sektor produktif, mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan.

Skema ini juga terintegrasi dengan kebutuhan riil di lapangan, termasuk mendukung rantai pasok seperti komoditas beras yang saat ini menunjukkan tren harga yang cukup baik di tingkat petani.

“Dukungan pemerintah untuk sektor-sektor ini sebenarnya sudah besar. Tinggal bagaimana kita bisa memaksimalkan peluang itu agar tidak terlewat,” tambahnya.

Tak hanya soal akses modal, kerja sama ini juga menyentuh aspek penguatan kapasitas pelaku usaha. PIP disebut akan menghadirkan program inkubasi UMKM, mulai dari perbaikan kualitas produk, pengemasan (packaging), hingga pengelolaan keuangan.

“Seringkali produknya sudah bagus dan unik, tapi kemasan dan manajemen keuangannya belum optimal. Di sinilah nanti peran pendampingan itu menjadi penting,” jelas dia.

Lebih jauh, ia menyebut peluang kerja sama ini juga terbuka bagi koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (KSPPS) di Kabupaten Pasuruan agar dapat terhubung dengan skema pembiayaan dari pemerintah pusat.

Dengan sinergi tersebut, diharapkan pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan memperluas pasar.

Baca juga: Dorong Percepatan Infrastruktur, PT PII Perkuat Skema KPBU Lewat Capacity Building di Jawa Timur

Mas Rusdi optimistis, kolaborasi ini akan memberi dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini mungkin pertemuan yang sederhana, tapi insyaallah hasilnya bisa luar biasa. Harapan kami, program ini benar-benar menjadi kekuatan baru bagi masyarakat,” pungkasnya. 

(Galih Lintartika/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved