Banjir Probolinggo
Banjir dan Longsor di Tiris Probolinggo Rusakkan 4 Jembatan dan 6 Rumah
Banjir dan longsor di Tiris, Probolinggo merusak 4 jembatan dan 6 rumah. BPBD lakukan assessment dan imbau warga waspada.
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Banjir dan longsor melanda Kecamatan Tiris, Probolinggo, Kamis (11/12/2025).
- Empat jembatan putus/miring, tiga di Desa Andungbiru, satu di Desa Tiris.
- Enam rumah rusak: empat akibat banjir, dua akibat longsor.
- Sebanyak 13 rumah di Desa Tiris terendam banjir.
- Air sudah berangsur surut namun material lumpur masih menumpuk.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Banjir dan longsor melanda Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (11/12/2025). Peristiwa ini menyebabkan empat jembatan putus, enam rumah rusak, serta belasan rumah warga tergenang air.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, empat jembatan yang terdampak berada di Desa Andungbiru (tiga jembatan) dan Desa Tiris (satu jembatan).
Selain itu, empat rumah dilaporkan rusak akibat banjir di Dusun Lawang Kedaton, RT 11 RW 04 Desa Andungbiru. Dua rumah lainnya rusak akibat longsor di dusun yang sama, tepatnya di RT 15 RW 005.
Baca juga: Cegah Ketergantungan, Rutan Kraksaan Probolinggo Rehabilitasi Narkotika
Sebanyak 13 rumah di Desa Tiris terendam banjir. BPBD menyampaikan bahwa air sungai di wilayah tersebut kini sudah mulai surut, namun petugas masih melakukan assessment dan membantu warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menjelaskan bahwa kondisi di lapangan terus dipantau dan proses penanganan masih berlangsung.
“Kondisi air sudah surut tapi masih ada material lumpur yang tersisa di rumah warga. Sedangkan untuk 4 jembatan, 2 putus dan 2 jembatan miring,” kata Oemar, Jumat (12/12/2025).
Dia mengatakan BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.
Baca juga: Warga Probolinggo Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Sungai Sampean Lama Situbondo
“Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca hari ini. Semoga tidak ada bencana susulan,” jelasnya.
Oemar juga mengimbau warga, khususnya yang tinggal di area rawan seperti tebing dan bantaran sungai, agar tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Khususnya masyarakat yang berada di daerah tebing atau bantaran sungai untuk selalu waspada. Jika melihat kemungkinan terjadinya bencana, segera mengungsi dan melaporkan secepatnya,” pungkasnya.
(TribunJatimTimur.com)
Banjir probolinggo
Banjir Tiris Probolinggo
Longsor Probolinggo
Jembatan Putus Probolinggo
BPBD probolinggo
| Bupati Probolinggo Tegur Keras Kepala Dinas yang Libur Saat Bencana |
|
|---|
| Banjir Putuskan Jembatan Antar Dusun di Probolinggo, Aktivitas Warga dan Sekolah Terganggu |
|
|---|
| Makanan Siap Saji Dikirim untuk Sahur Warga Terdampak Banjir di Krejengan Probolinggo |
|
|---|
| Banjir di Probolinggo Setinggi Perut Orang Dewasa, Polsek Krejengan Ikut Tergenang |
|
|---|
| Cek Sawah Saat Hujan Deras, Petani di Probolinggo Ditemukan Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/DITERJANG-BANJIR-Kondisi-rumah-warga-di-Kecamatan-Tiris.jpg)