Senin, 18 Mei 2026

Banjir Probolinggo

Banjir dan Longsor di Tiris Probolinggo Rusakkan 4 Jembatan dan 6 Rumah

Banjir dan longsor di Tiris, Probolinggo merusak 4 jembatan dan 6 rumah. BPBD lakukan assessment dan imbau warga waspada.

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
ist/Pemkab Probolinggo
DITERJANG BANJIR : Kondisi rumah warga di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang rusak akibat diterjang banjir, Kamis (11/12/2025). Selain belasan rumah, 4 jembatan juga dilaporkan putus dan miring. 
Ringkasan Berita:
  • Banjir dan longsor melanda Kecamatan Tiris, Probolinggo, Kamis (11/12/2025).
  • Empat jembatan putus/miring, tiga di Desa Andungbiru, satu di Desa Tiris.
  • Enam rumah rusak: empat akibat banjir, dua akibat longsor.
  • Sebanyak 13 rumah di Desa Tiris terendam banjir.
  • Air sudah berangsur surut namun material lumpur masih menumpuk.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Banjir dan longsor melanda Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (11/12/2025). Peristiwa ini menyebabkan empat jembatan putus, enam rumah rusak, serta belasan rumah warga tergenang air.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, empat jembatan yang terdampak berada di Desa Andungbiru (tiga jembatan) dan Desa Tiris (satu jembatan). 

Selain itu, empat rumah dilaporkan rusak akibat banjir di Dusun Lawang Kedaton, RT 11 RW 04 Desa Andungbiru. Dua rumah lainnya rusak akibat longsor di dusun yang sama, tepatnya di RT 15 RW 005.

Baca juga: Cegah Ketergantungan, Rutan Kraksaan Probolinggo Rehabilitasi Narkotika

Sebanyak 13 rumah di Desa Tiris terendam banjir. BPBD menyampaikan bahwa air sungai di wilayah tersebut kini sudah mulai surut, namun petugas masih melakukan assessment dan membantu warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menjelaskan bahwa kondisi di lapangan terus dipantau dan proses penanganan masih berlangsung.

“Kondisi air sudah surut tapi masih ada material lumpur yang tersisa di rumah warga. Sedangkan untuk 4 jembatan, 2 putus dan 2 jembatan miring,” kata Oemar, Jumat (12/12/2025).

Dia mengatakan BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.

Baca juga: Warga Probolinggo Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Sungai Sampean Lama Situbondo

“Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca hari ini. Semoga tidak ada bencana susulan,” jelasnya.

Oemar juga mengimbau warga, khususnya yang tinggal di area rawan seperti tebing dan bantaran sungai, agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Khususnya masyarakat yang berada di daerah tebing atau bantaran sungai untuk selalu waspada. Jika melihat kemungkinan terjadinya bencana, segera mengungsi dan melaporkan secepatnya,” pungkasnya.

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved