Banjir Probolinggo
Bupati Probolinggo Tegur Keras Kepala Dinas yang Libur Saat Bencana
Bupati Probolinggo Gus Haris menegur keras kepala OPD yang absen saat penanganan bencana banjir akibat cuaca ekstrem di delapan kecamatan.
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Bupati Probolinggo Gus Haris menegur kepala OPD yang libur saat bencana
- Delapan kecamatan terdampak banjir akibat cuaca ekstrem
- Gus Haris menegaskan status darurat tidak mengenal hari libur
- Penanganan bencana harus mengutamakan kecepatan dan kolaborasi
- OPD dan BPBD diminta aktif melakukan asesmen dan mitigasi dini
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris atau yang akrab disapa Gus Haris memberikan peringatan keras kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo agar tidak meninggalkan daerah, meskipun pada hari libur, karena saat ini wilayahnya rawan bencana.
Peringatan tersebut disampaikan Gus Haris saat meninjau lokasi banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/1/2026).
Gus Haris mendapati sejumlah kepala OPD tidak hadir dengan alasan karena libur akhir pekan (weekend).
Baca juga: Banjir Putuskan Jembatan Antar Dusun di Probolinggo, Aktivitas Warga dan Sekolah Terganggu
Gus Haris mengaku sangat kecewa dengan kejadian ini. Ia mengatakan status darurat bencana tidak mengenal hari libur, dan pelayanan kepada masyarakat terdampak harus menjadi prioritas utama.
“Pelayanan kepada masyarakat yang terdampak harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi. Tidak ada weekend kalau darurat seperti ini. Apa mau tak buat weekend terus saja?” tegas Gus Haris dengan nada menyindir pejabat yang tidak hadir.
Kehadiran Kepala OPD
Gus Haris menegaskan, kehadiran pimpinan OPD di lapangan sangat penting untuk memastikan kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi lintas sektor, serta efektivitas penanganan bencana.
Terkait penanganan bencana, Gus Haris menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya telah menyiapkan konsep besar penanggulangan bencana, yang menitikberatkan pada respons cepat, asesmen yang akurat, mitigasi dini, serta kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan.
“Langkah-langkah konsep besar ini sudah kami siapkan sejak awal, bagaimana pemerintah bisa merespons lebih cepat, melakukan asesmen yang lebih terarah, serta mitigasi yang dilakukan lebih awal dan berkelanjutan melalui kolaborasi,” ujarnya.
Baca juga: 7 Kecamatan di Probolinggo Terdampak Banjir, Petugas BPBD Evakuasi Warga hingga Ternak
Menurut Gus Haris, tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berdampak pada satu wilayah, tetapi hampir merata di berbagai kawasan rawan bencana, baik di wilayah barat, tengah, maupun timur Kabupaten Probolinggo.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh OPD terkait, khususnya BPBD, untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.
“Kami minta seluruh OPD terkait, terutama BPBD, berkolaborasi dengan kecamatan dan desa agar asesmen bisa dilakukan secara akurat dan mitigasi dapat dilakukan lebih awal,” ungkapnya.
Gus Haris juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi, termasuk penyusunan laporan potensi bencana dan rencana penanganan yang jelas.
“Ke depan, sebelum bencana terjadi, BPBD harus sudah memiliki laporan dan rencana langkah yang jelas,” tambahnya.
Banjir probolinggo
Gus Haris
Bupati Probolinggo
bencana Probolinggo
Kepala dinas
Probolinggo
Kepala OPD
| Banjir Putuskan Jembatan Antar Dusun di Probolinggo, Aktivitas Warga dan Sekolah Terganggu |
|
|---|
| Banjir dan Longsor di Tiris Probolinggo Rusakkan 4 Jembatan dan 6 Rumah |
|
|---|
| Makanan Siap Saji Dikirim untuk Sahur Warga Terdampak Banjir di Krejengan Probolinggo |
|
|---|
| Banjir di Probolinggo Setinggi Perut Orang Dewasa, Polsek Krejengan Ikut Tergenang |
|
|---|
| Cek Sawah Saat Hujan Deras, Petani di Probolinggo Ditemukan Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/TINJAU-LOKASI-Bupati-Probolinggo-Gus-Haris-saat-meninjau-lokasi-banjir-Minggu-1812026.jpg)