Liga Inggris

Chelsea Jadi Ambil yang Mana? Punya Posisi Main Sama, Ini Perbandingan Xavi Simons dan Fermin Lopez

Berikut perbandingan antara Fermin Lopez dan Xavi Simons. Kedua pemain punya posisi sama. Chelsea mau ambil yang mana?

Editor: Luky Setiyawan
ist/pixabay/Andreas H/logo Chelsea
CHELSEA: gambar logo Chelsea, dibuat pada Minggu (9/2/2025). Berikut perbandingan antara Fermin Lopez dan Xavi Simons. Kedua pemain punya posisi sama. Chelsea mau ambil yang mana? 

TRIBUNJATITMIMUR.COM - Berikut perbandingan antara Fermin Lopez dan Xavi Simons. Kedua pemain punya posisi sama. Chelsea mau ambil yang mana?

Diketahui, Chelsea belakangan ini santer dikaitkan dengan Fermin Lopez dan Xavi Simons.

Adapun Xavi Simons lebih dahulu dikaitkan dengan Chelsea ketimbang Fermin Lopez.

Dikaitkannya The Blues dengan dua bintang muda tersebut tak lepas dari keinginan klub untuk mencari pelapis Cole Palmer di posisi no 10.

Baca juga: 1 Bintang Mudanya Ingin Direkrut AS Roma, Chelsea Ngotot Tak Mau Lepas dengan Harga Murah

Baca juga: Potensi Chelsea Dibuat Gigit Jari, Bintang Barcelona Telah Ungkap Rencana Masa Depannya

Adapun pelapis Cole Palmer di Chelsea, Christopher Nkunku hampir dipastikan hengkang.

Untuk Fermin Lopez, Chelsea telah menghubungi perwakilan pemain berusia 22 tahun tersebut awal pekan ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang situasinya di Barcelona.

Kabar Chelsea tertarik dengan Fermin Lopez tersebut terbilang mengejutkan.

Pasalnya, kabar tersebut mencuat di tengah upaya Chelsea mendatangkan Xavi Simons.

Sementara itu, Fermin Lopez dan Xavi Simons memiliki posisi bermain yang kurang lebih sama.

Lantas bagaimana perbandingan statistik keduanya?

Di liga masing-masing - Bundesliga untuk Xavi Simons dan La Liga untuk Fermin Lopez - dalam hal durasi bermain 90 menit, pemain Barcelona ini sedikit lebih baik. 

Sementara itu, Fermin Lopez mengungguli Xavi Simons dalam hal tembakan tepat sasaran (1,2 vs 1), assist (0,4 vs 0,3), akurasi umpan (86,15 persen vs 82,9 % ), take-on sukses (1,9 vs 1,4), dan sentuhan di kotak penalti lawan (4,7 vs 3,7). 

Namun, Xavi Simons mengungguli Fermin Lopez dalam hal umpan terobosan (1 vs 0,6), pelanggaran yang dimenangkan (2,4 vs 1,6), dan pemulihan bola (5,4 vs 4,8).

Meski begitu, keduanya memiliki catatan yang sama dalam hal gol (0,5) dan peluang yang diciptakan (2,1).

Keduanya adalah pemain yang sangat mirip dalam banyak hal, termasuk soal etos kerja yang tinggi saat tidak menguasai bola dan memberikan banyak kontribusi dalam aspek pertahanan.

Tak hanya itu, mereka juga memiliki bakat yang sama dalam menemukan ruang di antara lini secara berkala di sepanjang pertandingan. 

Baik Fermin Lopez dan Xavi Simons memiliki kemampuan teknis yang luar biasa dan itu mungkin berkat pengalaman mereka di La Masia, sistem akademi Barcelona yang terkenal.

Musim lalu, Xavi Simons tampil 33 kali untuk Leipzig di semua kompetisi - setelah absen lebih dari dua bulan karena cedera pergelangan kaki - di mana ia mencetak 11 gol dan delapan assist.

Pemain asal Belanda itu rata-rata mencetak satu gol setiap 251 menit untuk Leipzig.

Sementara Fermin Lopez bermain 13 kali lebih banyak daripada Xavi Simons di semua kompetisi, tetapi masih menghabiskan sekitar 700 menit lebih sedikit di lapangan daripada pemain internasional Belanda itu. 

Adapun Fermin Lopez mencetak delapan gol dan 10 assist dalam 46 penampilannya untuk Barcelona - yang berarti ia menyelesaikan musim dengan rata-rata mencetak satu gol setiap 254 menit (tiga menit lebih banyak daripada Xavi Simons).

Dari statistik saja, Fermin Lopez tampaknya lebih dominan.

Dari delapan golnya musim lalu, pemain internasional Spanyol itu mencetak tiga gol dengan kaki kiri, empat gol dengan kaki kanan, dan satu gol sundulan, sementara 10 gol Simons dicetak melalui kaki kanannya.

Hal ini membuat Chelsea terjebak dalam beberapa keputusan penting dalam beberapa hari mendatang, terutama terkait Xavi Simons dan Fermin Lopez

Keduanya adalah pesepakbola yang sangat berbakat dan The Blues perlu mencari tahu siapa yang layak dipertimbangkan lebih lanjut.

Bagaimanapun, Chelsea masih berupaya mencapai kesepakatan agar Christopher Nkunku meninggalkan klub sebelum batas waktu transfer Senin sebelum mereka melanjutkan dengan Fermin Lopez atau Xavi Simons.

Christopher Nkunku ingin meninggalkan Chelsea musim panas ini, tetapi sejauh ini, klub London barat tersebut belum berhasil menemukan rumah permanen bagi penyerang serba bisa tersebut.

RB Leipzig telah menunjukkan minat untuk merekrut kembali Christopher Nkunku, yang meninggalkan Red Bull Arena pada musim panas 2023, sementara Bayern Munich menanyakan tentang kemungkinan peminjaman. 

Ada juga minat dari Liga Premier, dengan Aston Villa baru-baru ini menghubungi perwakilan Nkunku. 

Semakin cepat Christopher Nkunku dilepas, semakin cepat pula Chelsea dapat mengalihkan perhatian mereka ke Fermin Lopez atau Xavi Simons.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved