Jumat, 12 Juni 2026

Liga Italia

Bek Sayap Kanan Inter Milan Dilanda Krisis, Cristian Chivu Hanya Bisa Berharap pada 2 Hal

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, hanya bisa berharap pada dua hal di tengah krisis yang melanda posisi bek sayap kanan di skuadnya.

Tayang:
Editor: Luky Setiyawan
ist/inter.it/pixabay/Dimitri Vetsikas
ILUSTRASI INTER MILAN - Ilustrasi Inter Milan dan San Siro, dibuat pada Kamis (10/7/2025). Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, hanya bisa berharap pada dua hal di tengah krisis yang melanda posisi bek sayap kanan di skuadnya. 

Ringkasan Berita:
  • Inter Milan dilanda krisis pada posisi bek sayap kanan.
  • Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, hanya bisa berharap pada dua hal.
  • Dua hal tersebut yakni kembalinya Matteo Darmian dan kedatangan bek sayap kanan baru.

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, hanya bisa berharap pada dua hal di tengah krisis yang melanda posisi bek sayap kanan di skuadnya.

Ya, Inter Milan mengalami krisis di posisi bek sayap kanan, seiring dengan cederanya dua pemain, yakni Denzel Dumfries dan Matteo Darmian.

Terkait Denzel Dumfries, bek sayap Belanda itu mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup parah saat Inter Milan menang di kandang melawan Lazio pada awal November 2025.

Sang pemain tak bisa main hingga akhir Februari.

Baca juga: Demi Dapatkan Duo Kroasia, Inter Milan Tak Lagi Kejar Bek Sayap Atletico Madrid dan Lille

Baca juga: Meski Masa Peminjamannya Gagal, Gelandang Pinggiran Inter Milan Ngotot Tak Mau Tinggalkan Italia

Sementara terkait Matteo Darmian, bek sayap Italia itu telah absen sejak akhir September 2025 lalu.

Memang, pemain berusia 36 tahun itu mengalami cedera betis saat Inter Milan menang 3-0 atas Slavia Prague di kandang dalam Liga Champions.

Namun, Matteo Darmian hampir pulih dan bisa memulai pertandingan dari bangku cadangan dalam laga kandang melawan Lecce malam ini.

Sejatinya, Inter Milan masih memiliki satu nama lain di posisi bek sayap kanan, yakni Luis Henrique.

Baru-baru ini, Cristian Chivu harus sangat bergantung pada Luis Henrique.

Namun, pemain sayap Brasil itu gagal memenuhi ekspektasi.

Meskipun telah bermain sebagai starter dalam sembilan pertandingan berturut-turut di semua kompetisi, performa Henrique jauh berbeda dari penampilannya yang gemilang untuk Marseille musim 2024/2025 lalu.

Menariknya, Inter Milan diketahui sempat mencoba eksperimen dengan memasang gelandang Prancis, Andy Diouf di posisi sayap.

Namun, eksperimen tersebut belum teruji sepenuhnya.

Oleh karena itu, Cristian Chivu hanya bisa berharap pada dua hal.

Hal pertama yang diharapkan pelatih Inter Milan itu adalah kembalinya Matteo Darmian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved