Hari Guru Nasional
SMP Muhammadiyah 2 Surabaya Berangkatkan Empat Guru Umroh
SMP Muhammadiyah 2 Surabaya memberangkatkan empat guru dan tenaga kependidikan ibadah umroh.
Penulis: Sulfi Soviana | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Momen Hari Guru Nasional, SMP Muhammadiyah 2 Surabaya memberangkatkan empat guru dan tenaga kependidikan ibadah umroh.
- Program umroh ini telah berlangsung selama empat tahun terakhir.
TRIBUNJATIMTIMUR, Surabaya - Momen Hari Guru Nasional (HGN) tiap 25 November, SMP Muhammadiyah 2 Surabaya memberangkatkan empat guru dan tenaga kependidikan ibadah umroh. Program umroh ini telah berlangsung selama empat tahun terakhir.
Empat guru tersebut adalah Kepala Sekolah A. Jamaluddin DM, dengan masa bakti 24 tahun; guru IPA Abdul Ghofur, yang telah mengabdi 20 tahun; guru PJOK A. Dhany Irawansyah yang juga memiliki masa bakti 20 tahun; serta Tri Erinawati, staf Tata Usaha dengan masa bakti 18 tahun.
Pemilihan berdasarkan loyalitas, komitmen pelayanan, serta kontribusi berkelanjutan mereka terhadap pendidikan di sekolah.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Achmad Jamaluddin, mengatakan program umroh bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk penghargaan bagi para guru yang telah bertahun-tahun mendampingi perkembangan siswa.
Baca juga: Kementerian Pendidikan akan Bangun Sekolah Darurat akibat Erupsi Semeru
“Guru itu mengajar tanpa pernah mencatat nilai untuk dirinya sendiri. Nilai terbaik hanya dari Allah. Umroh ini hanya reward, bukan tujuan. Yang utama adalah tanggung jawab, disiplin, dan kejujuran guru kepada siswa,” ujarnya usai memberikan apresiasi umroh di hotel Leedon Surabaya, Selasa (25/11/2025).
Jamaluddin mengatakan melalui program ini, sekolah ingin menguatkan kembali tugas guru tidak hanya mengajar mata pelajaran, tetapi juga membentuk karakter siswa.
Dia berharap apresiasi bisa memunculkan semangat baru bagi para pendidik agar terus meningkatkan pelayanan kepada siswa maupun orangtua.
Baca juga: Bupati Lumajang Janjikan Hadiah Umroh untuk Juara MTQ Jawa Timur 2025
“Semoga apresiasi ini menjadi motivasi dan pacuan semangat bagi para guru untuk terus meningkatkan pelayanannya, baik dalam mengajar maupun pelayanan informasi,” jelasnya.
Dengan total 70 guru dan karyawan, SMP Muhammadiyah 2 Surabaya berharap program apresiasi umroh ini dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Para guru tersebut direncanakan berangkat antara September hingga November tahun depan.
Abdul Ghofur, salah satu penerima mengaku terharu mendapatkan kesempatan berangkat umroh. Guru IPA yang mengajar sejak 2005 itu mengatakan ingin mempersembahkan perjalanan spiritualnya untuk sang ibu.
Baca juga: Jon Dindo, Polisi Cepek yang Tuna Rungu Wicara asal Pasuruan Diberangkatkan Umroh
“Alhamdulillah, rasa syukur ini saya berikan untuk ibu saya yang sudah berusia lebih dari 70 tahun. Saya dibesarkan dari keluarga pedagang, dan jadi saya ingin memberikan hadiah penuh syukur ini untuk beliau,” tuturnya.
Ghofur mengaku telah lama berharap bisa melaksanakan ibadah umroh dan menyambut kesempatan ini sebagai berkah.
Dia berharap agar ke depan sekolah dapat memberikan beasiswa pendidikan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran.
(TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/UMROH-Empat-guru-dan-tenaga-kependidikan-SMP-Muhammadiyah-2.jpg)