Perampokan Juragan Emas
BREAKING NEWS: Rumah Juragan Emas di Wonokromo Surabaya Dirampok, 3 Lansia Luka dan Dirawat
Rumah juragan emas di Wonokromo Surabaya dirampok dini hari, tiga lansia pemilik toko emas terluka.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Tiga lansia pemilik toko emas di Wonokromo Surabaya menjadi korban perampokan dini hari.
- Korban mengalami luka memar akibat dugaan penganiayaan oleh pelaku bersenjata pisau.
- Pelaku diduga masuk rumah dengan mencopot genting atap.
- Barang yang hilang meliputi uang tunai, ATM, dan anting korban.
- Polisi telah memeriksa empat saksi dan masih memburu pelaku.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Surabaya - Rumah pemilik toko emas di Jalan Pasar Wonokromo Surabaya dirampok, Kamis (21/5/2026) dini hari. Tiga orang lansia mengalami luka memar setelah menjadi korban perampokan bersenjata pisau .
Korban terdiri dari pasangan suami istri berinisial UW (62) dan TA (62), serta kakak kandung TA berinisial TSG (70). Ketiganya mengalami luka lebam di bagian wajah akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan pelaku saat menjalankan aksinya.
Usai kejadian, para korban sempat mendapat penanganan medis dari PMI Surabaya di lokasi. Selanjutnya mereka menjalani perawatan lanjutan di RS Bhayangkara Surabaya.
Baca juga: Berawal dari Kasus Perampokan di Jombang, Polisi Temukan Jasad Perempuan Dibakar di Lamongan
Teriakan Minta Tolong
Warga sekitar, ADS (34), mengatakan aksi perampokan pertama kali diketahui oleh rekannya berinisial BA yang sedang berjaga di warung nasi bebek dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Wonokromo.
Sekitar pukul 01.00 WIB, BA mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban yang berada di ujung gang permukiman tersebut.
“Teman saya pulang dengar ada teriakan di sana, di balik pintu rolling door tersebut, akhirnya lapor juragannya,” ujar ADS saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut ADS, suara teriakan tersebut diduga berasal dari perempuan penghuni rumah. Setelah memastikan sumber suara, kejadian itu kemudian dilaporkan ke kepolisian.
Baca juga: Polsek Mangaran Libatkan Polres Situbondo Ungkap Kasus Perampokan pada Nenek 71 Tahun
Masuk Lewat Atap Rumah
Berdasarkan informasi yang dihimpun warga, pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui atap setelah mencopot beberapa bagian genting untuk membuat celah.
ADS menyebut pelaku diduga hanya seorang diri dan membawa senjata tajam jenis pisau saat beraksi.
“Pelakunya satu orang bawa pisau katanya,” katanya.
Dalam aksi tersebut, korban dilaporkan kehilangan sejumlah uang tunai, kartu ATM, serta anting milik salah satu korban.
“Yang hilang kalau gak salah uang, anting, ATM katanya itu aja,” kataADS.
Baca juga: Otak Pembunuhan dan Perampokan Sadis di Gresik Ditangkap, Setahun Sembunyi di Perkebunan Kalimantan
Polisi Periksa Empat Saksi
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Wasito Adi, membenarkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan pencurian dengan pemberatan tersebut.
Menurutnya, polisi telah memeriksa empat orang saksi untuk mendalami kasus sekaligus memburu pelaku.
“Untuk saksi-saksi sekitar 4 orang yang sudah diperiksa. Mohon waktu masih penyelidikan,” ujarnya.
Ia juga membenarkan barang milik korban yang hilang meliputi uang tunai, kartu ATM, dan perhiasan anting.
“Benar (benda tersebut),” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PERAMPOKAN-Tiga-orang-lansia-juragan-toko-emas-di-Jalan-Pasar-Wonokromo.jpg)