Berita Probolinggo
Antisipasi Banjir, Pemko Probolinggo Normalisasi 10 Sungai dan Saluran Air
Antisipasi Banjir, Pemko Probolinggo Normalisasi 10 Sungai dan Saluran Air
TRIBUNJATIMTIMUR, Probolinggo - Akselerasi normalisasi sungai serta normalisasi dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Probolinggo. Mengingat, musim penghujan telah tiba.
Berdasarkan data, DPUPRPKP telah melaksanakan normalisasi 10 sungai dan saluran air.
Ke depan, DPUPRPKP bakal melanjutkan normalisasi di dua saluran air.
Kepala DPUPRPKP, Setiorini Sayekti mengatakan sebanyak 10 sungai dan saluran air rampung dinormalisasi.
Puluhan sungai dan saluran air itu, yakni Kali Banger, saluran air Pakis, saluran air Kasbah, saluran air Essan 3 dan 4.
Baca juga: Gus Ipul Kampanyekan Jaga Kebersihan Melalui Senam Kreasi "Pasuruan Resik"
Baca juga: Banyuwangi Jadi Satu-Satunya Kabupaten yang Raih Predikat Sangat Cettar dari Pemprov Jatim
Lalu, saluran air Randu, saluran air pembuangan Belokan, saluran air Kali Bron, saluran air Arum, serta saluran air Bangsingan.
"Normalisasi sungai dan saluran air dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir," katanya, Kamis (27/10/2022).
Ia menyebut, pekan depan, pihaknya akan melakukan normalisasi dua saluran air.
Dua saluran air itu, saluran Primer Kedunggaleng dan saluran Dam Sukun.
"Kami akan menerjunkan tiga unit ekskavator. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengangkutan material sedimentasi hasil normalisasi," terangnya.
Ia mengimbau kepada warga untuk menggelar kerja bakti membersihkan saluran air yang berada di wilayah masing-masing.
"Yang terpenting juga, harus menjaga kebersihan lingkungan. Warga diimbau tak membuang sampah sembarangan, seperti ke sungai serta saluran air," pungkasnya.
(Danendra Kusuma/ TribunJatimTimur.com)