Senin, 18 Mei 2026

Haji 2023

60 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air

Terkait jemaah haji yang hilang, Hilman menjelaskan, proses pencarian masih terus dilakukan.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Istimewa
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan, sebagian besar jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Air. Hingga kini proses pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi masih berlangsung.

"Kami terus memproses kepulangan jemaah. Alhamdulillah lebih dari 60 persen sudah kembali ke Tanah Air," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Hilman Latief, Jumat (21/7/2023).

Hingga Kamis, 20 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah haji yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 115.134 orang, tergabung dalam 300 kelompok terbang (kloter).

Baca juga: Resahkan Warga, ODGJ di Banyuwangi Dijaring Satpol PP

Adapun keberangkatan jemaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air pada hari ini Jumat, 21 Juli 2023 sebanyak 8.583 orang dari 22 kloter. Rinciannya:

1. Debarkasi Makassar (UPG) 23 sebanyak 393 orang
2. Debarkasi Lombok (LOP) 3 sebanyak 393 orang
3. Debarkasi Medan (KNO) 17 sebanyak 360 orang
4. Debarkasi Solo (SOC) 53 sebanyak 360 orang
5. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 45 sebanyak 393 orang
6. Debarkasi Balikpapan (BPN) 11 sebanyak 299 orang
7. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 44 sebanyak 400 orang
8. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 46 sebanyak 400 orang
9. Debarkasi Palembang (PLM) 13 sebanyak 360 orang
10. Debarkasi Batam (BTH) 21 sebanyak 374 orang

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Banjir Usai, Pemkab Lumajang Masih Punya PR Perbaiki Infrastruktur Rusak


11. Debarkasi Solo (SOC) 54 sebanyak 360 orang
12. Debarkasi Surabaya (SUB) 45 sebanyak 450 orang
13. Debarkasi Surabaya (SUB) 46 sebanyak 450 orang
14. Debarkasi Surabaya (SUB) 44 sebanyak 400 orang
15. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 46 sebanyak 393 orang
16. Debarkasi Kertajati (KJT) 13 sebanyak 374 orang
17. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 50 sebanyak 374 orang
18. Debarkasi Makassar (UPG) 24 sebanyak 393 orang
19. Debarkasi Solo (SOC) 55 sebanyak 360 orang
20. Debarkasi Kertajati (KJT) 14 sebanyak 374 orang

Baca juga: Warga Segel Balai Desa Minta Kades Tersangka Korupsi Dibebaskan, Begini Tanggapan DPRD


21.Debarkasi Surabaya (SUB) 47 sebanyak 450 orang
22. Debarkasi Padang (PDG) 6 sebanyak 393 orang

Terkait jemaah haji yang hilang, Hilman menjelaskan, proses pencarian masih terus dilakukan.

"Alhamdulillah dari sekian puluh yang hilang sudah ditemukan tinggal tersisa 1 orang yaitu jemaah dari Palembang yang sampai saat ini belum ditemukan," ujarnya.

Hilman meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar jemaah haji asal Palembang, Sumatera Selatan itu bisa ditemukan.

"Mohon doanya dari masyarakat Indonesia agar segera bisa ditemukan agar memberikan ketenangan dan kepastian buat keluarga jemaah tersebut," ujarnya.

Seperti diberitakan, tiga jemaah haji Indonesia hilang saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Ketiganya yakni, Idun Rohim Zen (87) dari Embarkasi Palembang Kloter 20 (PLM 20), Suharja Wardi Ardi (69) dari Embarkasi Kertajati Kloter 10, dan Niron Sunar Suna (77) dari Embarkasi Surabaya Kloter 65 (SUB 65).

Baca juga: Rajin Buat Konten dan Spill Produk dari Shopee, Fuji Utami Cuan Sampai Ratusan Juta!

Dua di antaranya telah ditemukan meninggal dunia yakni, Niron Sunar Suna,77, ditemukan meninggal dunia di Rumah Sakit An Nur. Kemudian, Suharja Wardi Ardi,69, juga ditemukan sudah meninggal dunia Rumah Sakit (RS) Mu'aisyim, Mina, Makkah.

Saat ini, masih ada satu jemaah yang masih dicari, yaitu Idun Rohim Zen,87, yang tergabung dalam kloter 20 Embarkasi Palembang.

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved