Rabu, 20 Mei 2026

Berita Pamekasan

Mahasiswa Pamekasan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Rumahnya

Seorang mahasiswa di Pamekasan Ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya, Kamis (18/4/2024) sore

Tayang:
Editor: Sri Wahyunik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Kamar mandi lokasi ditemukannya tubuh AW, mahasiswa asal Pamekasan 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PAMEKASAN - Seorang mahasiswa di Pamekasan Ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya, Kamis (18/4/2024) sore. Mahasiswa berinisial AW, asal Dusun Kendal, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura ini, ditengarai mengakhiri hidupnya sendiri.

Mahasiswa kelahiran 10 Desember 1997 itu ditemukan terkapar bersimbah darah di kamar mandi oleh tantenya, Kamis (18/4/2024) sore.

Cara mengakhiri hidup yang dilakukan AW terbilang tragis.

Dia diduga menusukkan sebilah pisau ke bagian perutnya saat berada di dalam kamar mandinya.

Menurut Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, berdasarkan keterangan para saksi, pada Kamis, 18 April 2024, sekitar Pukul 15.35 WIB, Karimah (40), sepupu korban yang sedang berada di sawah samping rumahnya, mendengar teriakan dari Nisa (70), tante korban yang sedang meminta tolong karena melihat korban luka dan keluar darah dari perutnya.

Kemudian Karimah menghampiri AW yang sudah terbaring di samping rumah korban.

Mengetahui kejadian ini, Karimah meminta tolong kepada Mustar, tentangga korban.

Kemudian Mustar (38) bergegas mendatangi AW dan melihat tubuh korban yang berbaring dengan kondisi keluar darah dari bagian perutnya.

Di samping korban, para saksi ini melihat sebilah pisau.

"Para saksi meminta tolong kepada warga lainnya untuk membawa korban ke Puskesmas Larangan," kata AKP Sri Sugiarto, Jumat (19/4/2024).

Setiba di Puskesmas Larangan, saat diperiksa, korban mengalami luka robek di bagian perutnya.

Tak berangsur lama, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggial dunia.

"Diduga korban menusukkan pisau ke perutnya," ungkap AKP Sri Sugiarto.

Penuturan AKP Sri Sugiarto, Kapolsek Larangan bersama anggotanya telah meminta hasil visum ke Puskesmas Larangan dan mengamankan barang bukti sebuah pisau.

Upaya selanjutnya, Polsek Larangan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dari kejadian dugaan bunuh diri tersebut.

Baca juga: Bapak dan Anak Masih Balita Hanyut saat melintasi Jembatan Tambangan Kalimas Gresik


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Kuswanto Ferdian/TribunJatimTimur.com)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved