Minggu, 3 Mei 2026

Hari Bhayangkara

Hari Bhayangkara, BEM Unair Berikan Rating Bintang Satu Kinerja Polri

Kritik tersebut ditujukan terhadap Polri dengan melakukan penilaian dari peristiwa viral yang melibatkan pihak kepolisian Indonesia.

Tayang:
Editor: Haorrahman
TribunJatim-Timur.com/tangkapan layar
Unggahan instagram @bem_unair kritik Polri 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Surabaya - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM Unair) memberikan kritik terhadap kinerja Polri, sebagai peringatan terhadap hari jadi polisi Indonesia atau Hari Bhayangkara, Senin (1/7/2024).

Kritik tersebut ditujukan terhadap Polri dengan melakukan penilaian dari peristiwa viral yang melibatkan pihak kepolisian Indonesia, mulai dari kasus Ferdy Sambo hingga upaya represif yang dilakukan instansi kepolisian terhadap masyarakat.

Kritikan ini juga dipublikasikan di akun instagram @bem_unair dengan memberikan skor bintang 1, untuk kinerja kepolisian Indonesia yang juga berarti bahwa sejauh ini Polri memiliki kinerja yang buruk.

Aulia Thaariq Akbar, Presiden BEM Unair mengungkapkan penilaian BEM Unair terhadap kinerja Polri didasarkan atas rentetan kasus yang melibatkan polisi dan justru mencemarkan nama baik dari instansi kepolisian.

Baca juga: Ketua DPP PDIP Angkat Bicara Usai Pimpinan MPR Sampaikan Amandemen UUD 1945 ke Presiden Jokowi

"Kritik pemberian rating kinerja terhadap Polri ini merupakan upaya BEM Unair untuk melihat bahwa masih banyak hal yang harus dievaluasi dari Polri," ujarnya.

Selain turut mengkritik kinerja Polri berdasarkan rentetan kasus yang menambah citra buruk polisi.

Baca juga: Makam Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Diminta Segera Dipindah dari Taman Makam Pahlawan

Atta, sapaan akrabnya, juga turut mengkritik wacana RUU Polri yang menurut mereka menciderai amanat reformasi.

"RUU Polri yang ada saat ini, kalau misal disahkan dengan draf yang terakhir, bukan berpotensi lagi, tapi akan menciderai amanat reformasi. Melalui RUU tersebut, kewenangan polisi akan menjadi lebih luas, menghidupkan dwifungsi ABRI lagi," tambah Erdogan Thayyib, Menteri Sosial dan Politik BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair.

Selain kritik terhadap kinerja instansi kepolisian Indonesia, BEM Unair juga turut memberikan solusi dari kritik yang mereka bawakan, yakni dengan membatalkan RUU POLRI dan reformasi institusi kepolisian.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Sulvi Sofiana/TribunJatimTimur.com)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved