Museum Srimulat
Museum Srimulat Pertama di Indonesia Ada di Kota Batu
Lokasinya berada di Jalan Mardian Desa Bumiaji, Kota Batu. Berisi barang-barang tentang grup lawak Srimulat yang eksis ditahun 1950-1989.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM , BATU - Di Kota Batu ada tempat wisata baru yang menarik untuk dikunjungi, khususnya bagi para penggemar grup lawak Srimulat.
Museum Srimulat namanya. Museum ini merupakan Museum Srimulat pertama di Indonesia. Lokasinya berada di Jalan Mardian Desa Bumiaji, Kota Batu.
Di dalamnya berisi barang-barang tentang grup lawak Srimulat yang eksis ditahun 1950-1989. Diantaranya kostum yang pernah dipakai para anggota Srimulat saat tampil dan segala pernak pernik anggota Srimulat.
Baca juga: Diterpa Badai Rasisme Enzo Fernandez, Reece James Berupaya Cairkan Suasana di Ruang Ganti Chelsea
Di sana terpampang foto dan patung para anggota Srimulat, diantaranya Gepeng, Gogon, Betet, Tessy, Bendot, Asmuni, Mamiek Prakoso, Nunung, Tarzan, hingga barang-barang yang pernah digunakan saat shooting Warkop DKI (Dono,Kasino, Indro) juga ditampilkan di dalam museum.
“Barang-barang di sini semuanya tentang Srimulat dan asli milik anggota Srimulat. Jadi barang-barang ini pernah dipakai para anggota Srimulat saat tampil ataupun ketika shooting,” kata Marketing Museum Srimulat, Ika Welas Lestari, Minggu (28/7/2024).
Baca juga: Meski Memphis Depay Tersedia Secara Gratis, Inter Milan Kans Batal Rekrut Eks Barcelona
Selain ada kostum dan properti saat tampil, di dalam museum juga dipajang alat untuk shooting, motor, kaset lagu, cincin akik milik Tessy, kaset drama, hingga pistol milik Gepeng saat tersandung kasus senjata api ilegal tahun 1983 silam.
“Jadi pemilik museum ini adalah kolektor segala sesuatu tentang Srimulat sehingga di sini selain dijadikan tempat menyimpan sejarah juga sekaligus dibuat tempat wisata sehingga masyarakat bisa melepas rindu dengan para tokoh Srimulat yang dulu dilihat di layar televisi,” jelasnya.
Baca juga: Sosok Renan Alves, Bintang Brasil yang Sempat Dikaitkan dengan Persija, Persebaya Ikut Bidik?
Diketahui, pemilik museum ialah kolektor bernama Yensen asal Surabaya yang juga pemilik Museum Ganesha di Hawai Waterpark Kota Malang.
Ika menjelaskan, saat ini proses persiapan museum sudah mencapai 85 persen dan akan di buka secara resmi atau Grand Opening pada Kamis (8/8/2024) mendatang dengan mengundang beberapa tokoh Srimulat untuk datang secara langsung.
“Saat ini masih soft opening, sudah ada banyak pengunjung yang datang. Kebanyakan rombongan dari Magetan, Lamongan dan Lumajang. Selama soft opening ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB-16.00 WIB. Untuk harga tiket selama soft opening masih Rp 12.500 atau diskon 50 persen dari harga normal Rp 25 ribu,” jelasnya.
Baca juga: Tempat Karaoke Blackhole KTV Tak Terima, Kekasih Ronald Tannur Dinyatakan Tewas karena Miras
Selain museum juga disediakan restoran dan rest area bagi para pengunjung yang ingin melepas lelah.(myu)
(Dya Ayu/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Museum-Srimulat-pertama-di-Indonesia-yang-ada-di-Kota-Batu.jpg)