Selasa, 5 Mei 2026

Berita Situbondo

Pelajar Situbondo Rayakan HUT RI ke-79 di Titik 1.000 Kilometer Jalan Anyer - Panarukan

Puluhan pelajar dan pramuka berdoa bersama di tugu titik 1.000 kilometer Panarukan, Situbondo, Senin (19/8/2024) malam

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Izi Hartono
Para siswa saat mendoakan para pejuang kemedekaan yang berjasa pembuatan jalan Anyer Panarukan di titik 1000 kilometer Jalan Anyer - Panarukan di Situbondo, Senin (19/8/2024) malam 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Puluhan pelajar dan pramuka berdoa bersama di tugu titik 1.000 kilometer Panarukan, Situbondo, Senin (19/8/2024) malam. Doa bersama ini untuk mengenang jasa rakyat Indonesia yang membangun Jalan Raya Pos Anyer - Panarukan.

Renungan suci sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 yang prakarsai Forum Peduli Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Situbondo ( FPSPKS), dihadiri langsung Dandim 0824, Letkol INF Alexander AB dan pejabat Forkopimcab Panarukan.

Sebelum doa bersama dipanjatnya, pihak penyelenggara kegiatan menampilkan foto-foto sejarah perjuangan rakyat Indonesia pada pembuatan jalan mulai dari Anyer, Banten sampai ke Panarukan, Situbondo tersebut.

Para siswa SD, SMP hingga SMA dan pramuka juga menyalakan lilin, sehingga suasana di titik 1.000 kilometer Panarukan semakin khidmat.

Salah seorang peserta renungan suci dan doa bersama, Indah Ayuning Candra mengatakan, dirinya sangat senang karena bisa mengetahui sejarah yang ada di 1.000 kilometer Panarukan ini.

"Tadi sudah melibat bagaimana perjuangan sampai di 1.000 kilometer disini," ujarnya.

Siswi SMA Panji ini mengatakan, dengan ikut serta dalam acara ini, maka dirinya semakin banyak mengetahui sejarah 1.000 kilometer tidak tenggelam begitu saja di era zaman ini.

"Kami harap titik 1.000 kilometer semakin dikenal dan tahu sejarah yang ada di Situbondo," ujarnya.

Baca juga: Kembangkan Keterampilan, Napi Lapas Bondowoso Buat 1.000 Besek Tape Tiap Bulan

Sementara itu, Dandim 0823 Situbondo, Letkol INF Alexander AB mengatakan, kegiatan ini perlu diapresiasi dan dikembangkan semakin masif. 

Menurutnya, warga Situbondo harus bangga karena memiliki satu tempat monumental dalam perjalanan sejarah Indonesia.

"Apalagi titik 1.000 kilometer itu ada di sini (Panarukan, Situbondo, Red)," ujarnya.

Sedangkan Ketua Penyelenggara,  Teguh mengatakan kegiatan itu bertujuan membangkitkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.

Titik 1.000 kilometer dipilih karena tempat itu merupakan tempat bersejarah dalam dunia transportasi Indonesia, yang menghubungkan Panarukan Situbondo di sisi timur Pulau Jawa, dan Anyer Banten yang berada di sisi barat Pulau Jawa.

Apalagi hingga saat ini, ruas jalan tersebut termasuk jalan vital di Indonesia masih terus terpakai, bahkan tersambung menghubungkan Pulau Jawa - Bali.


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved