Berita Surabaya
Karyawan Toko Emas Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Wonokromo Surabaya
Korban sudah menginap di hotel tersebut sejak Selasa (7/1/2025), dan dijadwalkan pulang (check out) pada Minggu (12/1/2025) mendatang.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Surabaya - Polsek Wonokromo, Surabaya menyelidiki penyebab kematian pria karyawan toko emas, di dalam kamar hotel kawasan Jalan Hayam Wuruk, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya, Kamis (9/1/2024) siang.
Informasinya, korban berinisial AAT (37) warga Kadia Kendari, Sulawesi Tenggara. Pekerjaannya karyawan toko emas di Jakarta.
Korban sudah menginap di hotel tersebut sejak Selasa (7/1/2025), dan dijadwalkan pulang (check out) pada Minggu (12/1/2025) mendatang.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda M Zahari, korban dijadwalkan menginap kurun waktu tersebut karena ada acara kantor tempatnya bekerja di Kota Surabaya.
Korban diketahui tidak sadarkan diri di sana, setelah pihak karyawan hotel berusaha membuka pintu kamar korban yang terkunci dari dalam.
Baca juga: Hendy dan Fawait Tidak Hadir di Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Jember Pilkada 2024
Karyawan hotel melakukan upaya paksa tersebut, setelah memperoleh laporan dari pihak teman kerja korban yang kesulitan menghubungi korban sejak Rabu (8/1/2025).
Saat pintu kamar dibuka, ternyata korban tergeletak di lantai dalam keadaan tak sadarkan diri. Posisi tubuhnya miring menghadap ke arah pintu masuk.
"Info sementara, dia itu di dalam kamar sendirian. Tapi kami tetap menyelidiki. Lihat nanti di CCTV-nya. Soalnya, selesai dia kegiatan dari kantornya, dia langsung ke hotel. Kegiatan terakhir, hari Selasa, kalau gak salah. Iya (jadi dari selasa sampai kamis tidak ada kegiatan kantor)," ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan visum luar oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, M Zahari mengungkapkan, kondisi tubuh korban kaku.
Lalu, terdapat kotoran diduga darah pada bagian dalam mulut korban.
Namun, tidak ditemukan bekas tanda mencurigakan pada tubuh korban, yang mengindikasikan bekas penganiayaan.
Diperkirakan, korban telan meninggal dunia sejak Rabu (8/1/2024) malam. Karena belum ditemukan adanya proses pembusukan yang begitu signifikan.
"Darah sih ada, keluar. Di dalam mulutnya itu, entah bekas makan atau apa. Gak tahu ya. Tapi kelihatannya darah. Tapi tidak banyak. Dahak paling. Tapi tadi kaku, kita balik, kaku," katanya.
Mengenai dugaan penyebab meninggalnya korban, M Zahari menduga, korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Namun pihaknya tetap menunggu pemeriksaan lanjutan dari Tim Inafis Polrestabes Surabaya guna memastikan jenis sakitnya korban.
Baca juga: Virus HMPV Masuk Indonesia, KAI Tidak Mengubah Aturan Naik Kereta Api
| Exzam.id Bantu Permudah Guru Menganalisa Kelemahan Siswa di TKA |
|
|---|
| Semarak Harkitnas 2026, Bank Mandiri Salurkan Ribuan Paket Sembako di Kota Surabaya |
|
|---|
| Dosen PENS Ciptakan motifia.id untuk Mempermudah Desain Pola Batik |
|
|---|
| IKATEMI Lakukan Pengabdian Masyarakat Serentak, Pastikan Alat Kesehatan Akurat untuk Ibu dan Bayi |
|
|---|
| Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Provinsi Jatim, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Anggota-polisi-cek-hotel.jpg)