Rabu, 29 April 2026

Berita Pasuruan

Bersama Nelayan Kraton Pasuruan, Bos Cesa Larung Kepala Sapi di Tradisi Petik Laut

Owner Cesa Little Garden bersama nelayan di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, melarung kepala sapi ke laut

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
TRADISI PETIK LAUT : Bos Cesa Little Garden (CLG) Decky Tjahjono Tri Yoga bersama nelayan saat melepas kepala sapi dalam tradisi petik laut di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (7/4/2025). Tradisi petik laut di tempat itu digelar saat Lebaran Ketupat. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Owner Cesa Little Garden (CLG) Decky Tjahjono Triyoga bersama nelayan di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, melarung kepala sapi ke tengah laut, Senin (7/4/2025).

Ini adalah tradisi petik laut dari nenek moyang yang sudah berjalan turun menurun dan dilaksanakan setiap tahunnya setelah Hari Raya Idulfitri.

Petik laut adalah salah satu upacara adat yang dilakukan oleh nelayan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas kekayaan yang ada di laut.

Sebagian nelayan meyakini bahwa tradisi ini juga merupakan bentuk doa agar diberikan keselamatan dan rezeki yang melimpah.

Sebelum dilarung ke tengah laut, sesaji berisikan kepala sapi yang diletakkan di dalam perahu kecil dibawa ke balai desa untuk didoakan bersama.

Setelah proses itu selesai, sesaji dibawa ke tengah laut menggunakan perahu nelayan. Sesampainya di tengah laur, sesaji dilepas ke laut lepas. 

Decky Tjahjono Triyoga mengaku akan mendukung kegiatan masyarakat yang sudah menjadi trardisi turun menurun dari nenek moyang.

Salah satunya, kata dia, seperti kegiatan hari ini, petik laut. Menurutnya, tradisi baik ini harus dipertahankan dan dilestarikan agar tidak hilang digerus zaman.

Baca juga: Ini Rencana Tarif Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar, Kapasitas 300 Penumpang

Apalagi, kata Decky, sapaan akrabnya, bagi nelayan, petik laut jadi tradisi sakral yang diyakini bisa membawa kebaikan dan keberkahan untuk para nelayan.

“Petik laut ini juga sebagai simbol rasa syukur nelayan yang selama ini sudah mendapatkan berkah dan nikmat dari hasil laut,” kata Decky,

Maka dari itu, ia sebagai masyarakat Kabupaten Pasuruan khsususnya Kraton akan terus membantu mempertahankan tradisi dan budaya yang ada di Kabupaten Pasuruan.

“Warisan leluhur ini harus dilestarikan dan dijaga sampai generasi - generasi berikutnya. Jangan sampai punah atau bahkan hilang ditelan zaman,” paparnya.

Dia mengaku akan terus membantu desa - desa yang punya kekayaan tradisi dan budaya asli Kabupaten Pasuruan untuk terus dilestarikan.

“Beberapa waktu lalu, kami juga mensupport desa penghasil durian di Lumbang untuk menggelar acara tasyakuran durian,” imbuhnya.

Decky sendiri mengaku memiliki kecintaan terhadap budaya dan tradisi asli Pasuruan yang sangat kaya dan beragam dengan segala potensinya.

“Ini juga menjadi salah satu misi saya agar anak - anak muda Pasuruan bisa mengenal, mengetahui dan memahami budaya, tradisi asal Pasuruan,” jelasnya.

Baca juga: SINYAL Gebrakan Persib Bandung di Bursa Transfer, PSIS Semarang Kans Dipaksa Lepas 2 Bintang

Apalagi, lanjut dia, petik laut ini menjadi potensi wisata. Karena hari ini, banyak masyarakat di luar Kalirejo yang datang untuk menyaksikan tradisi ini.

“Secara tidak langsung, nelayan dan pedagang mendapat 
rezeki nomplok karena perahunya banyak disewa dan banyak yang membeli makanan minuman,” urainya.

Kepala Desa Kalirejo Muhamad Adip menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Cesa karena acara selamatan desa bisa digelar.

Menurut dia, ini adalah petik laut pertama yang digelar di desanya.

“Ini merupakan tradisi yang digelar setiap lebaran ketupat, dan ini bisa menjadi hiburan masyarakat serta mendongkrak ekonomi UMKM,” tegasnya

Disampaikan dia, beberapa bulan terakhir, nelayan berkeluh kesah terhadap cuaca yang sangat ekstrem dan berbeda seperti bulan - bulan sebelumnya.

Baca juga: Dermaga Pantai Payangan Jember Jadi Spot Baru Memancing

“Makanya, kami mengadakan petik laut ini selain bentuk syukur ini juga bagian dari doa nelayan agar ke depan bisa berkah dan barokah untuk semuanya,” terangnya 

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved