Berita Pasuruan
Bupati Pasuruan Hapus Biaya Retribusi Jasa Ambulans dan Mobil Jenazah
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mencabut peraturan yang berisikan tentang retribusi jasa pelayanan ambulans dan mobil jenazah.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Masyarakat Kabupaten Pasuruan tidak perlu membayar untuk bisa mendapat layanan ambulans atau mobil jenazah.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mencabut peraturan yang berisikan tentang retribusi jasa pelayanan ambulans dan mobil jenazah.
Layanan ambulans dan mobil jenazah yang selama ini tidak gratis, sekarang berubah jadi gratis. Baik di Puskesmas, ataupun di RSUD Grati dan RSUD Bangil.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen Mas Rusdi - Gus Shobih mempermudah sekaligus meningkatkan layanan untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Penghapusan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Pasuruan nomor 100.3.3.2/508/HK/424.013/2025 tentang pembebasan retribusi jasa ambulans dan mobil jenazah.
Baca juga: Bobotoh Siap Sambut? Persib Bandung Kans Kedatangan Sepupu Pemain Liverpool, 1 Sinyal Mencuat
Dalam surat itu, pembebasan retribusi layanan ambulans dan mobil jenazah dikhususkan untuk penduduk asli Kabupaten Pasuruan yang dibuktikan dengan KTP.
Mas Rusdi, sapaan akrabnya menyebut, kebijakan ini diberikan sebagai bagian dari perbaikan pelayanan kesehatan, utamanya bagi masyarakat kurang mampu.
"Banyak sekali keluh kesah yang saya terima. Ketika ada keluarga yang tidak bisa menikmati layanan kesehatan karena terkendala biaya ambulans,” paparnya.
Ada juga kasus orang meninggal di RSUD tapi bingung mencari transportasi untuk membawa jenazah karena tidak ada biaya untuk membayar sewa mobil jenazah.
“Selama ini, masyarakat yang ingin mendapat layanan ambulans atau mobil jenazah harus menyiapkan uang maksimal sampai Rp 600 ribu. Itu kami hapus,” urainya.
Baca juga: Kabar Transfer Terbaru PSIM Yogyakarta, 2 Pemain Lokal Kans Merapat, 1 Nama Disebut Sudah Deal Lisan
Sebagai seorang kepala daerah, ia mengaku harus mencarikan solusi atas permasalahan ini. Dan solusinya adalah menghapus biaya sewa, dan semuanya gratis.
Disampaikannya, masyarakat yang berhak mendapatkan layanan ini terdiri dari pasien gawat darurat korban bencana alam, khususnya yang memerlukan evakuasi.
Serta, kata dia, korban itu butuh pelayanan stabilisasi dari tempat kejadian untuk kemudian dirujuk ke fasilitas layanan kesehatan lainnya.
Di sisi lain, lanjut Mas Rusdi, pasien gawat darurat yang perlu dirujuk dari faskes satu ke saskes yang lain, baik rujukan secara horizontal maupun vertikal.
Sedangkan mobil jenazah dipergunakan untuk mengangkut jenazah dari fasilitas pelayanan kesehatan ke rumah duka atau sebaliknya.
| Resmikan Masjid Roudlotul Jannah di Pasuruan, Mas Rusdi Ajak Warga Manfaatkan untuk Ibadah |
|
|---|
| Muscab ke X, PPP Pasuruan Siap Perkuat Konsolidasi Internal untuk Rebut Kembali Kejayaan Partai |
|
|---|
| Santuni Anak Yatim Bersama Serikat Pekerja, Mas Rusdi Sosialisasikan MBG dan Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Sampoerna Kick-Off Surveillance AWS 2026, Perkuat Konservasi Hulu dan Efisiensi Air |
|
|---|
| RSUD Grati dan Unair Jalin Kesepakatan untuk Perkuat Mutu dan SDM Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Bupati-Pasuruan-Rusdi-Sutejo-menghapus-biaya-layanan-ambulans.jpg)