Berita Pasuruan
RSUD Grati dan Unair Jalin Kesepakatan untuk Perkuat Mutu dan SDM Kesehatan
RSUD Grati dan Unair Jalin Kesepakatan untuk Perkuat Mutu dan SDM Kesehatan
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Rendy Nicko Ramandha
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - RSUD Grati terus melangkah memperkuat mutu pelayanan kesehatan. Kali ini, penguatan dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Airlangga sebagai bagian dari kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan dengan Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, M.Kes.
Kerja sama ini juga diperluas melalui penandatanganan lanjutan bersama Fakultas Kedokteran Unair dan Rumah Sakit Universitas Airlangga.
Direktur RSUD Grati drg. Dyah Retno Lestari mengaku kerja sama ini menjadi momentum penting bagi rumah sakit yang dipimpinnya.
Baca juga: Polisi Mangkir, Sidang Perdana Praperadilan TPPU Tersangka Narkoba Ditunda
Bahkan, ia menyebutnya sebagai “kejutan” yang membawa harapan besar.
“Saya sempat kaget saat dihubungi pihak Fakultas Kedokteran Unair. RSUD Grati dipercaya menjadi mitra wahana pendidikan. Ini tentu sebuah kepercayaan besar,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, kolaborasi ini membuka jalan bagi RSUD Grati untuk bertransformasi, tidak hanya sebagai rumah sakit layanan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kedokteran.
Melalui kerja sama tersebut, RSUD Grati berpeluang menjadi tempat praktik bagi dokter muda (koas) serta peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Selain itu, tenaga medis di RSUD Grati juga akan mendapat akses lebih luas terhadap peningkatan kompetensi, termasuk pengembangan ke arah subspesialis.
“Ke depan, dokter-dokter kami akan lebih mudah mengembangkan keahlian, baik spesialis maupun subspesialis. Ini penting untuk peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki rumah sakit, mulai dari tenaga medis hingga sarana prasarana.
Saat ini, RSUD Grati telah didukung oleh belasan layanan spesialistik yang menjadi modal penting menuju pengembangan lebih lanjut.
Retno menambahkan, keberadaan program pendidikan ini juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah, termasuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selain peningkatan mutu layanan, tentu ada efek lanjutan, baik dari sisi pengembangan SDM maupun potensi pendapatan daerah,” imbuhnya.
Baca juga: Kuatkan Layanan Kesehatan, 32 Dokter Terima SK Kepala Puskesmas di Pasuruan
Meski demikian, ia menegaskan bahwa RSUD Grati masih dalam tahap menuju rumah sakit pendidikan.
RSUD Grati
Unair
Universitas Airlangga
Pasuruan
MoU
Dyah Retno Lestari
Muhammad Madyan
TribunJatimTimur.com
| Polisi Mangkir, Sidang Perdana Praperadilan TPPU Tersangka Narkoba Ditunda |
|
|---|
| Kuatkan Layanan Kesehatan, 32 Dokter Terima SK Kepala Puskesmas di Pasuruan |
|
|---|
| Berbagi Bahagia, Politisi Gerindra Ajak Pedagang Kecil Belanja Gratis Selama Tiga Menit |
|
|---|
| Tersangka TPPU Narkoba Ajukan Gugatan Praperadilan, Polisi Dinilai Langgar Prosedur |
|
|---|
| Lantik Pengurus KNPI, Mas Rusdi Pesan Jaga Kekompakan untuk Kontribusi Bangun Pasuruan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Penandatanganan-MoU-kerjasama-bersejarah-antara-RSUD-Grati-dan-UNAIR.jpg)