Kamis, 30 April 2026

Berita Pasuruan

RSUD Grati dan Unair Jalin Kesepakatan untuk Perkuat Mutu dan SDM Kesehatan

RSUD Grati dan Unair Jalin Kesepakatan untuk Perkuat Mutu dan SDM Kesehatan

Tayang:
TribunJatimTimur.com/Dok RSUD Grati
MOU - Penandatanganan MoU kerjasama bersejarah antara RSUD Grati dan UNAIR dilakukan antara Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan, dengan Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, M.Kes. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - RSUD Grati terus melangkah memperkuat mutu pelayanan kesehatan. Kali ini, penguatan dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Airlangga sebagai bagian dari kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan antara Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan dengan Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, M.Kes.

Kerja sama ini juga diperluas melalui penandatanganan lanjutan bersama Fakultas Kedokteran Unair dan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

Direktur RSUD Grati drg. Dyah Retno Lestari mengaku kerja sama ini menjadi momentum penting bagi rumah sakit yang dipimpinnya.

Baca juga: Polisi Mangkir, Sidang Perdana Praperadilan TPPU Tersangka Narkoba Ditunda

Bahkan, ia menyebutnya sebagai “kejutan” yang membawa harapan besar.

“Saya sempat kaget saat dihubungi pihak Fakultas Kedokteran Unair. RSUD Grati dipercaya menjadi mitra wahana pendidikan. Ini tentu sebuah kepercayaan besar,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, kolaborasi ini membuka jalan bagi RSUD Grati untuk bertransformasi, tidak hanya sebagai rumah sakit layanan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kedokteran.

Melalui kerja sama tersebut, RSUD Grati berpeluang menjadi tempat praktik bagi dokter muda (koas) serta peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Selain itu, tenaga medis di RSUD Grati juga akan mendapat akses lebih luas terhadap peningkatan kompetensi, termasuk pengembangan ke arah subspesialis.

“Ke depan, dokter-dokter kami akan lebih mudah mengembangkan keahlian, baik spesialis maupun subspesialis. Ini penting untuk peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki rumah sakit, mulai dari tenaga medis hingga sarana prasarana.

Saat ini, RSUD Grati telah didukung oleh belasan layanan spesialistik yang menjadi modal penting menuju pengembangan lebih lanjut.

Retno menambahkan, keberadaan program pendidikan ini juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah, termasuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selain peningkatan mutu layanan, tentu ada efek lanjutan, baik dari sisi pengembangan SDM maupun potensi pendapatan daerah,” imbuhnya.

Baca juga: Kuatkan Layanan Kesehatan, 32 Dokter Terima SK Kepala Puskesmas di Pasuruan

Meski demikian, ia menegaskan bahwa RSUD Grati masih dalam tahap menuju rumah sakit pendidikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved