Berita Pasuruan
Pramuka Jadi Bagian Tak Terpisahkan, Bupati Pasuruan Pernah Ikut Jambore Internasional di Thailand
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Shobih Asrori dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka dan Ketua Kwartir
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan.
Pelantikan digelar di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Jumat (23/5/2025) sore.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Arum Sabil.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengaku Pramuka adalah bagian yang tak terpisahkan dari dirinya.
Terlebih ia pernah mengikuti Jambore Pramuka Internasional di Negara Thailand beberapa tahun silam.
"Sejak saya SD, SMP sampai SMA jadi anggota pramuka dan pernah mengikuti jambore pramuka dunia yang dilepas langsung oleh Presiden Megawati ke Negara Thailand," kata politisi muda Partai Gerindra ini.
Usai dilantik, Kak Rusdi mengajak para orang tua agar putra-putrinya menjadi anggota pramuka dan menanamkan jiwa pramuka sedari dini.
Sebab ada banyak nilai kebaikan yang ada dalam diri seorang pramuka.
"Pramuka itu mengajarkan kepedulian, cinta sesama, kerja sama, kepahlawanan dan banyak lagi hal baik yang ditanamkan, maka saya mendorong gerakan Pramukan di Pasuruan harus tetap dilaksanakan," ujarnya.
Baca juga: Ngebut Usai Kepergok Mencuri, Terduga Maling Bensin di Probolinggo Tewas Kecelakaan
Di sisi lain, Kak Arum menyebut, pelantikan dilaksanakan atas dasar Undang-undang Gerakan Pramuka, yaitu Majelis Pembimbing memiliki kewajiban untuk mendukung, membina, dan memfasilitasi perkembangannya.
"Pelantikan ini hukumnya wajib dilaksanakan dan diatur dalam Undang-Undang Gerakan Pramuka. Selamat kepada Kak Rusdi dan Kak Shobih kini resmi menjadi anggota Gerakan Pramuka Pasuruan," katanya.
Kak Arum menegaskan peran serta Gerakan Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 yang harus menjadi perhatian bersama.
Pemimpin masa depan adalah generasi muda yang saat ini berusia 15-20 tahun.
Namun, kata dia, banyak kondisi dimana generasi muda secara fisik, mental, moral yang perlu dilatih dengan baik, maka dalam Gerakan Pramuka inilah wadah yang paling tepat untuk membinanya.
Disamping itu, Kak Arum yang juga sebagai penggagas Program Pramuka Produktif Jawa Timur mengatakan bahwa tantangan di masa mendatang bukanlah Covid-19, melainkan kebutuhan pangan dan energi.
“Tantangan bangsa Indonesia kedepan bukanlah Covid-19, namun kebutuhan pangan dan energi. Oleh sebab itu mari kita ajarkan kepada generasi penerus kita tentang produktif dalam bidang pangan dan energi,” tutupnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
Bupati Pasuruan
Wakil Bupati Pasuruan
Rusdi Sutejo
Shobih Asrori
Pramuka
Arum Sabil
Kabupaten Pasuruan
TribunJatimTimur.com
Syngenta Luncurkan Benih Padi Hibrida, Tingkatkan Produktivitas hingga 13,9 Ton per Hektare |
![]() |
---|
Kejari Pasuruan Tegaskan Tak Ada “Uang Pengamanan” dalam Kasus Korupsi Dana Hibah PKBM |
![]() |
---|
Pasuruan Siapkan Insinerator di Pandaan Kapasitas 26 Ton Sampah Harian |
![]() |
---|
Dinas BMBK Pasuruan Benahi Drainase di Prigen, Dukung Program Prioritas Perbaikan Infrastruktur |
![]() |
---|
Motor Hasil Penggelapan oleh Anak Punk di Pasuruan Terungkap Saat Razia Lalu Lintas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.