Kamis, 11 Juni 2026

Tour de Banyuwangi Ijen 2025

Hadir di Tour de Ijen, Menpora: Konsistensi Banyuwangi Patut Dicontoh Daerah Lain

Menpora menilai TdBI sebagai contoh bagaimana daerah bisa memadukan olahraga dan promosi wisata secara berkelanjutan.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Humas Pemkab Banyuwangi
APRESIASI: Menteri Pemuda dan Olahraga Ariotedjo, di start Etape Empat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan Genteng. Menpora mengapresiasi gelaran Tour de Banyuwangi Ijen. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Konsistensi Kabupaten Banyuwangi dalam menyelenggarakan ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) mendapat apresiasi langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Menpora menilai TdBI sebagai contoh bagaimana daerah bisa memadukan olahraga dan promosi wisata secara berkelanjutan.

"Yang terpenting bukan hanya menggelar event, tapi bagaimana bisa konsisten. Seperti Banyuwangi yang konsisten menyelenggarakan Tour de Ijen hingga memasuki tahun ke-10. Ini harus dicontoh oleh daerah-daerah lain," ujar Dito, di start Etape Empat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan Genteng.

Baca juga: Lintasi Tanjakan "Neraka" di Etape Pamungkas, TdBI 2025 Bakal Lahirkan Juara Baru

Menurut Dito, keberlangsungan TdBI tidak hanya berdampak pada kemajuan olahraga, tetapi juga mendongkrak pariwisata Banyuwangi di mata dunia. Event ini, lanjutnya, telah berkembang menjadi ajang yang dinantikan para pebalap internasional.

"Tahun ini, sebanyak 99 pembalap dari 24 negara ambil bagian, tergabung dalam 20 tim. Saya juga hadir tahun lalu, dan saya melihat bagaimana Tour de Ijen semakin diminati," ungkapnya.

Baca juga: TdBI 2025 Pukau Pembalap Mancanegara, Nicolo Pettiti Akui Serasa Tour de France

Dito menilai antusiasme masyarakat menjadi kekuatan utama yang membuat TdBI terus hidup dan berkembang. "Ini adalah kolaborasi hebat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta. Kerjasama kolektif semacam ini layak dijadikan contoh," tambahnya.

Dito memambahkan Tour de Ijen juga efektif untuk memperkenalkan keindahan alam Banyuwangi kepada dunia, salah satunya Kawah Ijen yang makin dikenal dunia.

“Kawah Ijen makin dikenal dunia. Itu salah satu efek positif dari konsistensi penyelenggaraan Tour de Ijen,” ujarnya.

Baca juga: Etape Tiga Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Jadi Penentu Awal Sebelum Hadapi Tanjakan Ijen

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih atas dukungan Menpora terhadap gelaran TdBI. Ia menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk terus mempertahankan event ini sebagai agenda rutin tahunan.

“Tour de Banyuwangi Ijen juga secara langsung dipromosikan oleh Union Cycliste Internationale (UCI), yang artinya Banyuwangi mendapatkan promosi gratis di jaringan balap sepeda dunia,” kata Ipuk.

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved