Kamis, 11 Juni 2026

Berita Bondowoso

Beredar Pesan Berantai Warga Bondowoso Dibegal di Wonosari

Dalam kabar yang beredar, sepeda motor Yamaha NMAX milik seorang warga dari Desa Jebung Kidul, Kecamatan Wonosari, dibawa kabur oleh pelaku begal.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangestu
PESAN BERANTAI: Warga Bondowoso saat menunjukkan informasi pesan Whatsapp terkaut dugaan pembegalan di ruang Humas Polres Bondowoso pada Jum'at (1/8/2025 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Beredar informasi tentang aksi pembegalan yang viral di media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Peristiwa tersebut dikabarkan terjadi di Desa Sumberkalong, Kecamatan Wonosari, Jumat dini hari (1/8/2025), sekitar pukul 02.00 WIB.

Dalam kabar yang beredar, sepeda motor Yamaha NMAX milik seorang warga dari Desa Jebung Kidul, Kecamatan Wonosari, dibawa kabur oleh pelaku begal.

Baca juga: Menyelam untuk Memperbaiki Jaring Ikan, Warga Tuban Hilang di Bengawan Solo

Wawan, warga Kecamatan Grujugan, mengaku menerima kabar tersebut dari rekannya yang tinggal di Wonosari. “Dikabari teman yang tinggal di Wonosari,” ujarnya saat dikonfirmasi. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku karena peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Menanggapi keresahan tersebut, Polres Bondowoso langsung menindaklanjuti laporan yang masuk. Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, mengatakan laporan dari korban berinisial GKP telah diterima oleh Polsek Wonosari.

Baca juga: Kesadaran Rendah, Banyak Pengendara Motor di Bondowoso Tak Pakai Helm 

“Kami sedang mengecek tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan atas laporan tersebut,” ujar Iptu Bobby.

Menurut pengakuan korban, ada orang yang sempat membuntutinya sebelum kejadian. Namun, Bobby menegaskan pihaknya masih perlu menggali keterangan lebih lanjut dari saksi dan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Baca juga: Panik karena Menangis, Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dia Lahirkan di Kamar Mandi

“Kita minta keterangan saksi dan pastikan kembali informasi di TKP,” pungkasnya.

Saat ini, polisi masih mendalami kronologi kejadian serta mencari bukti-bukti yang dapat menguatkan dugaan pembegalan tersebut. 

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved