Kamis, 7 Mei 2026

Kapal Terbakar Banyuwangi

Kesaksian Korban Selamat Kapal Anugerah Indah 18 Terbakar, Ledakan di Ruang Mesin

KM Anugerah Indah 18 terbakar di Samudera Hindia, 1 ABK tewas, 8 luka-luka. Evakuasi korban dibawa ke Banyuwangi.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
KORBAN SELAMAT: Salah satu ABK selamat, Doni Setiawan saat ditemui di RSUD Blambangan. Sebuah kapal ikan bernama KM Anugerah Indah 18 terbakar di Perairan Samudera Hindia pada Rabu (8/10/2025) siang. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Kapal Anugerah Indah 18 dilaporkan terbakar di tengah Samudera Hindia, Rabu (8/10/2025) siang.

Akibat kebakaran tersebut satu Anak Buah Kapal (ABK) meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban dievakuasi ke Banyuwangi, Jawa Timur, untuk mendapat perawatan.

Berdasarkan pengakuan korban selamat, kebakaran bermula sekitar pukul 11.00 WIB ketika kapal sedang dalam posisi diam. Seluruh kru saat itu tengah beristirahat setelah bekerja di laut. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Terbakar di Samudera Hindia, 1 Tewas 7 Luka Bakar, Dievakuasi ke Banyuwangi

Salah satu ABK yang selamat, Doni Setiawan, menceritakan detik-detik munculnya api di ruang mesin kapal.

“Kapal saat itu berhenti dan semua ABK sedang istirahat. Tiba-tiba muncul asap dan percikan api dari ruang mesin di bagian bawah,” kata Doni saat ditemui di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (11/10/2025).

Melihat asap sudah mengepul, para kru langsung bergegas menuju sumber api dan berupaya memadamkannya dengan peralatan seadanya. 

Di kapal tersebut terdapat 26 ABK. Melihat api seluruh ABK yang berada di kapal saat itu bergotong-royong berusaha memadamkan api dengan melakukan penyiraman di ruang mesin.

Baca juga: Lapas Bondowoso Gelar Razia Malam hingga Tes Urine Warga Binaan, Ditemukan Barang-Barang Terlarang

“Semua kru spontan turun tangan. Kami sempat berhasil meredakan asap setelah sekitar setengah jam,” ujar Doni.

Namun situasi memburuk ketika tim teknisi kapal melakukan pengecekan setelah api dianggap padam.

“Begitu beberapa ABK masuk ke ruang mesin untuk memastikan kondisi, tiba-tiba terdengar ledakan keras. Ledakan itu mengenai delapan orang, termasuk yang berada dekat pintu masuk,” lanjutnya.

Ledakan tersebut menyebabkan api kembali membesar. Doni menduga, sumber ledakan berasal dari kebocoran gas atau tabung freon yang ada di sekitar ruang mesin.

Baca juga: Empat Demonstran Jember Ajukan Restorative Justice ke Kejari

Dari total 26 ABK di kapal, delapan mengalami luka akibat ledakan. Sebagian besar korban menderita luka bakar serius di tangan, wajah, dan bagian tubuh lain. Para korban kebanyakan berasal dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Mayoritas ABK bersal dari Jawa Tengah, termasuk Batang dan Banyumas. Mereka teman-teman satu daerah,” jelas Doni.

Satu ABK dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar parah dan sesak napas setelah terjebak asap tebal di ruang mesin.

Proses Evakuasi di Tengah Samudera

Setelah terjadi ledakan, kondisi kapal semakin tidak terkendali. Api menjalar ke bagian tengah hingga buritan kapal. Para kru segera meminta pertolongan melalui radio komunikasi kepada kapal lain yang sedang melintas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved