Berita Banyuwangi
Pakai KTP Palsu, Penipu Incar Rental iPhone di Banyuwangi
Penipuan rental iPhone marak di Banyuwangi. Pelaku gunakan KTP palsu, korban alami kerugian hingga belasan juta rupiah.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Penipuan bermodus sewa iPhone terjadi di Banyuwangi
- Korban kehilangan iPhone 15 akibat penyewa menggunakan KTP palsu
- Pelaku menghubungi korban melalui media sosial TikTok
- KTP yang ditinggalkan sebagai jaminan ternyata palsu
- Kasus telah dilaporkan ke Polsek Kalibaru
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Kasus penipuan dengan modus sewa iPhone meresahkan para pemilik usaha persewaan ponsel di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sejumlah pelaku usaha dilaporkan mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah akibat iPhone yang disewa tidak dikembalikan.
Salah satu korban adalah Sindi Saputri (24), pemilik persewaan ponsel asal Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru. Ia kehilangan satu unit iPhone 15 setelah disewa oleh terduga pelaku yang belakangan diketahui menggunakan identitas palsu.
Sindi menjelaskan, awalnya terduga pelaku menghubunginya melalui media sosial TikTok dengan menanyakan ketersediaan dan harga sewa iPhone. Setelah sepakat, pelaku datang langsung ke lokasi persewaan, Jumat (16/1/2026).
Seperti prosedur penyewaan pada umumnya, pelaku menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai jaminan dan membayar biaya sewa. Wajah pelaku juga sempat didokumentasikan oleh pemilik persewaan sebelum membawa pergi unit iPhone.
"Sewanya dua hari. Tapi baru dibayar sehari Rp 150 ribu. Sampai sekarang (iPhone) tidak dikembalikan," ujar Sindi, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Berkah Sport Massage, Tukang Pijat Asal Banyuwangi Bisa Keliling Dunia
Tak Bisa Dihubungi
Setelah masa sewa berakhir, Sindi mencoba menghubungi nomor telepon pelaku. Awalnya masih tersambung dan pelaku beralasan ingin memperpanjang masa sewa. Namun karena melihat gelagat yang tidak wajar, Sindi menolak permintaan tersebut.
Sejak saat itu, nomor telepon pelaku tidak lagi bisa dihubungi. Kecurigaan Sindi semakin kuat setelah ia memeriksa KTP yang ditinggalkan sebagai jaminan.
"KTP-nya ternyata hanya seperti kartu yang ditempeli kertas fotokopi berwarna dan dilaminating," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, Sindi resmi melaporkan kasus penipuan ini ke Polsek Kalibaru. Ia berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan pelaku usaha persewaan ponsel lainnya.
Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Banyuwangi Ditargetkan Rampung Juli 2026
Menurut Sindi, pelaku diduga tidak hanya beraksi di wilayah Kalibaru. Dari komunikasi antar pemilik persewaan ponsel, ia mengetahui bahwa modus serupa juga terjadi di Kecamatan Muncar.
"Terduga pelaku sama. Nomor telepon, KTP yang dipakai, dan lainnya," jelasnya.
Kapolsek Kalibaru AKP Achmad Junaidi membenarkan laporan penipuan dengan modus persewaan iPhone tersebut.
Polisi saat ini tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
(TribunJatimTimur.com)
| Inovatif, Warga Kelurahan Bakungan Banyuwangi Miliki Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan |
|
|---|
| Imbas Rupiah Melemah, Biaya Perawatan Angkutan Kapal Turut Membengkak |
|
|---|
| Macet di Jalur Menuju Pelabuhan Ketapang Terus Berulang, ASDP Sebut Dampak Lonjakan Truk |
|
|---|
| Modus Baru Penipuan Brilink Banyuwangi, Pelaku Bobol WhatsApp Korban Rugi Rp 19 Juta |
|
|---|
| Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Kabupaten Banyuwangi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PENIPUAN-IPHONE-Ilustrasi-ponsel-Iphone.jpg)