Berita Banyuwangi
Terjatuh Saat Mendaki, Pendaki Gunung Rante Dievakuasi Tim SAR
Pendaki Gunung Rante Banyuwangi patah tulang dan dievakuasi tim SAR gabungan.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pendaki Gunung Rante Banyuwangi mengalami patah tulang saat pendakian.
- Korban terpeleset di jalur terjal dan dievakuasi tim SAR gabungan.
- Evakuasi berlangsung lebih dari satu jam di medan sulit.
- Korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk perawatan lanjutan.
- SAR mengimbau pendaki mengutamakan keselamatan dan persiapan matang.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Seorang pendaki Gunung Rante di Kabupaten Banyuwangi mengalami kecelakaan saat pendakian, Selasa (17/2/2026). Korban dilaporkan mengalami patah tulang setelah terpeleset di jalur pendakian dan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Pendaki tersebut diketahui bernama Ahmad Saoqilah (20), warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan korban mengalami cedera serius akibat terpeleset di jalur yang cukup terjal.
Baca juga: 617 Pelajar Ikuti Banyuwangi Aquatik Student Sprint, Cetak Bibit Atlet Renang
“Korban mengalami patah tulang saat melakukan pendakian Gunung Rante,” ujarnya.
Dikenal Curam
Gunung Rante yang berada di kawasan berdekatan dengan Gunung Ijen dikenal sebagai salah satu destinasi favorit pendaki. Gunung dengan ketinggian 2.601 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memiliki karakter jalur yang lebih curam dibandingkan akses menuju puncak Gunung Ijen.
Oka menjelaskan, laporan kejadian diterima pada siang hari. Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 14.23 WIB.
Baca juga: Es Gabus Sempat Viral karena Dikira dari Spons, Penjual di Banyuwangi Laris
Tim evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescue Kansar Banyuwangi, Satgas Gunung Rante, Damkar Banyuwangi, Polsek Licin, BPBD Banyuwangi, Dinas Kesehatan Banyuwangi, Banyuwangi SAR Independent, BKSDA Kawah Ijen, serta warga setempat.
“Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur yang sudah berada di lapangan sebelum melakukan evakuasi di medan yang cukup terjal,” jelas Oka.
Proses Evakuasi
Proses evakuasi korban berlangsung lebih dari satu jam. Pendaki berhasil dievakuasi ke area aman sekitar pukul 16.15 WIB.
“Setelah mendapatkan penanganan medis dasar di lokasi, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi ke RSUD Blambangan untuk perawatan lanjutan,” tambahnya.
Imbauan Keselamatan Pendaki
Oka mengimbau para pendaki Gunung Rante agar selalu mengutamakan keselamatan selama pendakian. Persiapan fisik, perlengkapan memadai, serta kewaspadaan terhadap kondisi jalur dinilai sangat penting untuk mencegah kecelakaan.
“Pendaki harus benar-benar mempersiapkan diri dan tidak mengabaikan faktor keselamatan,” tambahnya.
| Bulog Banyuwangi Salurkan 4 Juta Kg Beras dan 847 Ribu Liter Migor untuk Program Bantuan Pangan |
|
|---|
| Banyuwangi Kembali Jadi Destinasi Wisata Artis, The Dudas -1 Kunjungi Sejumlah Tempat |
|
|---|
| Pengendara Motor Alami Kecelakaan di Jalan Situbondo-Banyuwangi, Tewas Usai Tabrak Truk |
|
|---|
| Serapan Pupuk Subsidi Banyuwangi Capai 30 Persen pada Triwulan I 2026, Stok Dipastikan Aman |
|
|---|
| Telah Resmi Dilantik, Pengurus PCNU Banyuwangi Siap Berkolaborasi Bangun Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Evakuasi-pendaki-gunung-Rante.jpg)