Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Banyuwangi

Satgas Pangan Banyuwangi Pantau Harga ke Pasar dan Swalayan Modern

Satgas Pangan Banyuwangi cek pasar jelang Idulfitri. Harga daging dan cabai naik, stok dipastikan aman.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
CEK BAHAN POKOK - Tim Satgas Pangan mengecek stok bahan pokok di Pasar Banyuwangi, Senin (23/2/2026). Pengecekan untuk memastikan stok cukup. 

Ringkasan Berita:
  • Satgas Pangan Banyuwangi cek harga di pasar tradisional dan ritel modern.
  • Harga daging sapi dan cabai rawit terpantau naik.
  • Stok bahan pokok dipastikan aman hingga Idulfitri.
  • Kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan saat Ramadan.
  • Populasi sapi Banyuwangi 110 ribu ekor, pemotongan awal Ramadan turun 20 persen.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Banyuwangi memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional dan swalayan modern, Senin (23/2/2026). Ini dilakukan untuk memastikan stok pangan aman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pemantauan dilakukan di Pasar Banyuwangi sebagai perwakilan pasar tradisional. Sementara untuk ritel modern, tim mendatangi Roxy Square dan Vionata.

Anggota Satgas Pangan dari Polresta Banyuwangi, AKP Prasetya Wicaksono, mengatakan hasil pengecekan menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas.

"Harga daging sapi memang terpantau cukup tinggi, begitu juga dengan harga cabai yang mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir," ujar Prasetya.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada kelangkaan bahan pokok di pasaran. Seluruh komoditas masih tersedia dalam jumlah cukup.

"Kami juga memastikan ketersediaan stok tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu panik saat melakukan pembelian," katanya.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Jember, Banyuwangi, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang Senin 23 Februari 2026

Cegah Panic Buying

Menurut Prasetya, ketersediaan stok menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya panic buying yang berpotensi memicu lonjakan harga lebih tinggi.

"Kami akan memastikan bahan pokok tetap tersedia hingga Hari Raya Idulfitri," ungkapnya.

Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan berkala guna menjaga stabilitas harga dan distribusi barang.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Nanang Sugiarto, menjelaskan kenaikan harga daging sapi berkaitan dengan meningkatnya permintaan selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Baca juga: Harga Daging Sapi dan Cabai Rawit Naik di Banyuwangi, Pembeli Kurangi Belanjaan

"Sebagian besar peternak di Banyuwangi masih bersifat tradisional. Peternak modern jumlahnya sangat sedikit. Mayoritas merupakan peternak skala kecil yang menjual ternaknya karena faktor momentum," ujarnya.

Ketika kebutuhan daging meningkat, harga cenderung ikut naik. Namun pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi.

"Kami akan berkomunikasi dengan berbagai pihak agar yang paling utama tetap terjaga ketersediaan stok. Yang penting stok tersedia dan cukup, sehingga harga daging bisa dikendalikan dan tidak melonjak terlalu tinggi," ucap Nanang.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan, populasi sapi di Banyuwangi mencapai sekitar 110 ribu ekor. Dalam kondisi normal, rata-rata pemotongan sapi sekitar 32 ekor per hari.

Menjelang Idulfitri, angka tersebut biasanya meningkat 50 hingga 70 persen. Namun pada awal Ramadan tahun ini justru tercatat penurunan sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved