Tiket Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Diskon 21,9 Persen pada 12–31 Maret 2026
Tarif penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diskon 21,9% pada 12–31 Maret 2026. Berlaku untuk penumpang dan kendaraan.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Diskon 21,9 persen tarif penyeberangan Ketapang–Gilimanuk berlaku 12–31 Maret 2026.
- Potongan berasal dari penghapusan sementara tarif jasa kepelabuhanan.
- Kebijakan berlaku di delapan lintasan penyeberangan nasional.
- Anggaran stimulus Rp35,55 miliar dengan estimasi 2,4 juta penerima manfaat.
- Tiket wajib dipesan lebih awal melalui Ferizy dan harus dimiliki sebelum tiba di pelabuhan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pemerintah memberikan diskon tarif penyeberangan Pelabuhan Ketapang - Pelabuhan Gilimanuk sebesar 21,9 persen selama periode angkutan Lebaran 2026. Kebijakan ini berlaku mulai 12 hingga 31 Maret 2026.
Potongan tarif hanya diberikan untuk tiket penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang.
Diskon tersebut merupakan tindak lanjut dari surat keputusan bersama lintas kementerian dan lembaga terkait pengaturan lalu lintas dan layanan penyeberangan selama masa angkutan Lebaran 2026.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menjelaskan bahwa angka 21,9 persen berasal dari komponen tarif jasa kepelabuhanan.
“Nilai 21,9 persen dari tarif penyeberangan merupakan tarif jasa kepelabuhanan. Artinya, selama masa 20 hari tersebut, tarif jasa kepelabuhanan dikeluarkan dari komponen tarif tiket penumpang,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Dua Kali dalam Sebulan, Pelabuhan Ketapang Ditutup Setengah Jam karena Cuaca Buruk
Berlaku di Delapan Lintasan
Selain lintas Ketapang–Gilimanuk, diskon serupa juga diterapkan di tujuh lintasan penyeberangan lainnya, yaitu:
- Merak–Bakauheni
- Lembar–Padangbai
- Kayangan–Pototano
- Tanjung Uban–Telaga Punggur
- Ajibata–Ambarita
- Sape–Labuan Bajo (PP)
Total kebutuhan anggaran stimulus untuk kebijakan ini mencapai Rp35,55 miliar.
Heru menyebutkan, estimasi penerima manfaat langsung mencapai 403.487 penumpang dan 945.501 kendaraan. Jika dikonversikan dengan asumsi jumlah penumpang dalam kendaraan, total penerima manfaat diperkirakan setara dengan sekitar 2.403.928 orang.
Baca juga: 30 Ribu Orang Kembali ke Jawa Lewat Pelabuhan Ketapang Saat Arus Balik Nataru 2026
Sistem Tiket Siap
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, memastikan kesiapan sistem penjualan tiket, sosialisasi kepada pengguna jasa, serta monitoring penyerapan penerima manfaat selama kebijakan berlangsung.
Untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan, pengguna jasa diimbau memesan tiket lebih awal melalui platform resmi Ferizy, yang dapat diakses sejak H-60 sebelum keberangkatan.
“Tiket akan dikirim melalui WhatsApp maupun email dengan dukungan pembayaran digital, sehingga jadwal perjalanan dapat direncanakan lebih pasti sekaligus menghindari antrean panjang saat periode puncak,” kata Windy.
Ia mengatakan, seluruh pengguna jasa wajib sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan. Penumpang juga diminta datang sesuai jadwal keberangkatan yang tertera serta memastikan pengisian data identitas dilakukan secara lengkap dan benar guna mendukung kelancaran layanan selama masa angkutan Lebaran.
| Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Ketapang–Gilimanuk pada 28-29 Maret |
|
|---|
| H-4 Lebaran, 383 Ribu Pemudik Tinggalkan Bali via Gilimanuk–Ketapang |
|
|---|
| Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Ditutup 19 Maret 2026 saat Nyepi, Ini Skemanya |
|
|---|
| Libur Nataru, Tiket Kapal Ketapang-Gilimanuk Diskon 19 Persen |
|
|---|
| Pola Penyeberangan Kapal Diatur Ulang di Lintas Jawa-Bali Imbas Dua Dermaga Diperbaiki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PELABUHAN-Suasana-Pelabuhan-Ketapang-Banyuwangi.jpg)