Arus Mudik 2026
Arus Mudik Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Mulai Meningkat
Arus kendaraan Jawa–Bali di Ketapang naik 15%. Puncak mudik diprediksi 15–17 Maret 2026.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Arus kendaraan di penyeberangan Jawa–Bali meningkat sekitar 15 persen.
- Sebanyak 10.232 kendaraan menyeberang dari Bali menuju Jawa pada Kamis (12/3/2026).
- Lonjakan didominasi sepeda motor dan mobil pribadi milik pemudik.
- Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 15–17 Maret 2026.
- Arus dari Jawa ke Bali masih didominasi truk logistik.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Arus kendaraan di jalur penyeberangan Jawa–Bali mulai mengalami peningkatan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mencatat lonjakan pergerakan kendaraan hingga sekitar 15 persen sejak Kamis (12/3/2026) dibandingkan hari biasa.
Jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa tercatat mencapai 10.232 unit pada Kamis. Angka ini meningkat dari sehari sebelumnya yang berjumlah 8.875 unit.
Didominasi Kendaraaan Pribadi
Peningkatan arus kendaraan dari Bali menuju Jawa didominasi oleh pemudik yang menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi.
Jumlah sepeda motor yang menyeberang tercatat sebanyak 4.933 unit atau naik sekitar 31 persen dibandingkan hari sebelumnya.
kendaraan mobil pribadi juga mengalami peningkatan sekitar 14 persen, dari 2.315 unit pada Rabu menjadi 2.638 unit pada Kamis.
Kondisi tersebut menunjukkan pergerakan pemudik menuju Pulau Jawa mulai terlihat, meskipun puncak arus mudik diperkirakan belum terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Puncak Diprediksi 15-17 Maret
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada 15 hingga 17 Maret 2026.
“Untuk prediksi puncak arus, kami memperkirakan akan terjadi pada tanggal 15 hingga 17 Maret. Hal ini karena akan ada penutupan penyeberangan di Ketapang pada 18 Maret, dan baru dibuka kembali pada 20 Maret,” katanya.
Selain arus dari Bali menuju Jawa, peningkatan pergerakan kendaraan juga terjadi dari arah sebaliknya, yakni dari Jawa menuju Bali.
Namun, arus dari Jawa ke Bali lebih banyak didominasi kendaraan besar atau truk logistik.
Pada Kamis, jumlah truk yang menyeberang tercatat mencapai 2.517 unit. Kendaraan tersebut didominasi truk golongan VB sebanyak 1.407 unit, disusul golongan VII sebanyak 708 unit, golongan VIB sebanyak 376 unit, golongan VIII sebanyak 23 unit, serta golongan IX sebanyak 3 unit.
“Saat ini arus masih didominasi oleh kendaraan logistik, kemungkinan karena adanya pembatasan pada hari-hari tertentu dari pemerintah,” ujar Arief.
| Lokasi Strategis, Posko Gotong Royong PDIP Banyuwangi Banyak Fasilitas Gratis bagi Pemudik |
|
|---|
| Evaluasi Kemacetan Horor Arus Mudik, ASDP Siapkan Langkah Arus Balik Lebaran |
|
|---|
| Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Ditutup karena Nyepi, 16 Kantong Parkir Disiapkan |
|
|---|
| ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara, Macet Gilimanuk Susut Jadi 4 Km |
|
|---|
| Siapkan Tujuh Bus Gratis, Pemkab Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik ke Kampung Halaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/RAMAI-Arus-kendaraan-di-Pelabuhan-Ketapang.jpg)