Selasa, 21 April 2026

Arus Mudik 2026

ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara, Macet Gilimanuk Susut Jadi 4 Km

ASDP turunkan KMP Prima Nusantara untuk urai kemacetan Gilimanuk, antrean kendaraan kini susut jadi 4 km.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
ist/ASDP
KAPAL - KMP Prima Nusantara di Selat Bali. ASDP Indonesia Ferry menurunkan KMP Prima Nusantara untuk membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. 
Ringkasan Berita:
  • ASDP kerahkan KMP Prima Nusantara untuk urai kemacetan
  • Antrean di Gilimanuk susut dari 30 km menjadi 4 km
  • Kapal tambahan tingkatkan kapasitas dan percepat bongkar muat
  • Operasional kapal diatur dinamis sesuai kondisi lapangan
  • Koordinasi lintas pihak diperkuat selama angkutan Lebaran

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - PT ASDP Indonesia Ferry mengerahkan kapal tambahan KMP Prima Nusantara untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Rabu (18/3/2026).

Berdasarkan pantauan peta digital sekitar pukul 13.00 WITA, antrean kendaraan menuju pelabuhan menyusut drastis menjadi sekitar 4 kilometer. Sebelumnya, kemacetan sempat mencapai lebih dari 30 kilometer dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Macet Horor Gilimanuk, Distributor Khawatir 70 Ribu Ayam Tidak Terkirim

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano, mengatakan pengerahan kapal tersebut untuk percepatan penanganan kepadatan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

“ASDP memprioritaskan langkah-langkah taktis yang berdampak langsung di lapangan, salah satunya melalui pengerahan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara,” ujarnya.

Baca juga: H-4 Lebaran, 383 Ribu Pemudik Tinggalkan Bali via Gilimanuk–Ketapang

KMP Prima Nusantara, yang merupakan kapal milik PT Jembatan Nusantara, kini telah aktif beroperasi di lintasan Selat Bali. Kapal ini digunakan untuk mendukung skema operasi tiba bongkar berangkat (TBB).

Dengan tambahan armada tersebut, kapasitas angkut kendaraan meningkat dan proses bongkar muat menjadi lebih cepat.

“Pengerahan KMP Prima Nusantara merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas layanan di lintasan tersibuk,” kata Yossianis.

Selain menambah kapal, ASDP juga mengoptimalkan pola operasional untuk mempercepat arus penyeberangan dan menekan antrean kendaraan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan pengaturan operasional dilakukan secara dinamis mengikuti kondisi di lapangan.

Baca juga: 16 Tahun Mudik Bali-Banyuwangi, Baru Kli Ini Rasakan Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk

“Kami terus melakukan penyesuaian pola sandar dan bongkar muat agar pergerakan kapal semakin efisien,” ujarnya.

Koordinasi Lintas Pihak
ASDP juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran layanan selama periode angkutan Lebaran.

Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas arus penyeberangan, terutama di lintasan Ketapang–Gilimanuk yang menjadi salah satu jalur tersibuk selama musim mudik.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved