Senin, 8 Juni 2026

Kemacatan di Gilimanuk Terurai, ASDP: Seluruh Kendaraan Telah Masuk Buffer Zone

Kemacetan Pelabuhan Gilimanuk terurai H-3 Lebaran 2026, seluruh kendaraan masuk buffer zone.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
SEPI - Pelabuhan Ketapang Banyuwangi sepi jelang penutupan pada Rabu (18/3/2026). Kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk telah terurai. 
Ringkasan Berita:
  • Kemacetan Pelabuhan Gilimanuk terurai pada H-3 Lebaran
  • Seluruh kendaraan kini tertampung di buffer zone
  • ASDP dan Kemenhub optimalkan kapal dan rekayasa arus
  • 144 trip kapal dioperasikan dalam 14 jam
  • Penumpang dan kendaraan meningkat signifikan dibanding tahun lalu 

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Kemacatan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali telah terurai pada H-3 Lebaran atau Rabu (18/3/2026) sore. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh kendaraan kini terkendali di dalam area buffer zone.

Berdasarkan pemantauan lapangan oleh ASDP pada Rabu (18/3) pukul 16.30 WITA, tidak lagi ditemukan antrean kendaraan di luar kawasan pelabuhan.

Seluruh pengguna jasa telah terdistribusi dan masuk ke Buffer Zone Kargo, sehingga arus menuju pelabuhan dapat berlangsung lebih tertib dan terukur.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan, terurainya kemacetan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengurai kepadatan secara bertahap.

Baca juga: Momen Bupati Ipuk Nobar Film Na Willa Bersama Puluhan Anak Yatim Banyuwangi

“Penguraian antrean ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami memastikan layanan terus berjalan optimal agar pengguna jasa dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Senada, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga memastikan kondisi lalu lintas menuju pelabuhan telah terkendali. 

Baca juga: Terbanyak di Jatim, Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik 24 Jam

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan, sejak pukul 16.00 WITA, tidak ada lagi antrean kendaraan di luar area pelabuhan karena seluruhnya telah tertampung di buffer zone.

Berbagai langkah mitigasi terus diperkuat untuk menjaga stabilitas arus, antara lain melalui percepatan waktu layanan kapal di dermaga, pengoperasian kapal tambahan, serta penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) dengan durasi lebih singkat guna mempercepat proses bongkar muat. 

Aan juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak, termasuk kepolisian, operator pelabuhan, serta masyarakat yang telah mendukung pengaturan di lapangan.

Baca juga: 16 Tahun Mudik Bali-Banyuwangi, Baru Kli Ini Rasakan Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk

Dari sisi operasional, data Posko Gilimanuk selama 14 jam (18 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB) atau H-3 mencatat total 144 trip kapal.

Jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 48.230 orang atau meningkat 37,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.090 orang.

Kenaikan juga terjadi pada seluruh jenis kendaraan, yakni roda dua sebanyak 11.343 unit (naik 35 persen), roda empat 4.237 unit (naik 26,9 persen), truk 613 unit (naik 67,9 persen), dan bus 320 unit (naik 35 persen). 

Secara total, kendaraan yang menyeberang mencapai 16.513 unit atau meningkat 33,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 12.341 unit.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3 pukul 14.00, total penumpang tercatat 431.628 orang atau naik 3,4 persen, dan total kendaraan mencapai 139.405 unit atau meningkat 5,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved