Sabtu, 2 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Arus Balik Lebaran 2026: Baru Separoh Pemudik Kembali ke Bali via Ketapang–Gilimanuk

ASDP mencatat baru 47% pemudik kembali ke Bali hingga H+5 Lebaran 2026 melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
ANTRE - Kendaraan mengantre masuk ke dalam kapal di salah satu dermaga di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jumat (27/3/2026). Gapadap pusat mengusulkan agar penambahan dermaga di Ketapang-Gilimanuk direalisasikan. 

Ringkasan Berita:
  • Hingga H+5 Lebaran 2026, baru 47 persen pemudik kembali ke Bali via Ketapang–Gilimanuk.
  • Total 242.164 penumpang dan 75.501 kendaraan telah menyeberang menuju Bali.
  • Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026.
  • ASDP menambah kapal dari 28 menjadi 30 unit untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
  • Kendaraan roda dua, mobil pribadi, dan bus diprioritaskan selama arus balik.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Arus balik Lebaran 2026 menuju Bali melalui lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, diperkirakan mencapai puncaknya pada Sabtu hingga Minggu (28–29/3/2026).

Namun hingga H+5 Lebaran atau Jumat (27/3/2026), jumlah pemudik yang telah kembali ke Bali tercatat masih kurang dari separuh dari total pemudik yang sebelumnya keluar dari Pulau Dewata saat arus mudik.

Data dari ASDP Indonesia Ferry menunjukkan, sebanyak 242.164 orang telah kembali ke Bali melalui lintasan tersebut. Angka itu setara dengan sekitar 47 persen dari total pemudik yang meninggalkan Bali saat arus mudik.

“Sementara untuk kendaraan, yang sudah kembali mencapai 46 persen atau sebanyak 75.501 unit,” kata Wakil Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano, di Banyuwangi, Sabtu (28/3/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS: Libur Lebaran Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Papuma Jember, Satu Hilang

Pemudik Diminta Atur Jadwal Perjalanan

Dengan masih banyaknya pemudik yang belum kembali ke Bali, pihak ASDP mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan agar tidak menumpuk pada satu waktu.

“Kepulangan dapat dilakukan mulai hari ini, besok, serta memanfaatkan kebijakan pemerintah terkait work from anywhere untuk kembali ke Pulau Bali,” ujarnya.

Arus Kendaraan Ramai Tapi Lancar

Pantauan di kawasan Pelabuhan Ketapang pada Sabtu menunjukkan arus kendaraan menuju pelabuhan terpantau ramai namun tetap lancar. Tidak terlihat kemacetan panjang kendaraan pribadi di jalur menuju pelabuhan.

ASDP memprediksi kondisi serupa masih akan terjadi hingga Minggu, yang diperkirakan menjadi puncak arus balik.

“Terkait kepadatan hari ini, diprediksi kondisi serupa juga akan terjadi besok. Puncak arus balik diperkirakan berlangsung hari ini dan besok, seiring dengan tradisi Lebaran Ketupat yang baru saja dilaksanakan,” jelasnya.

Baca juga: 20 Persen Kentungan Masuk PADes, Kemendes Dorong Desa di Bondowoso Sukseskan Koperasi Merah Putih

Tambah Kapal Penyeberangan

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ASDP telah menerapkan skenario operasi padat dengan menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Jumlah kapal yang sebelumnya beroperasi sebanyak 28 unit ditambah menjadi 30 unit selama masa puncak arus balik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved