Rabu, 13 Mei 2026

Arus Balik Lebaran 2026

Puncak Arus Balik Lintas Jawa-Bali, Kendaraan Menumpuk di Pelabuhan Ketapang 

Ratusan kendaraan menumpuk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat puncak arus balik di lintas Jawa-Bali, Minggu (29/3/2026).

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Luky Setiyawan
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
ANTRE - Kendaraan mengantre masuk kapal di kantong parkir Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Minggu (29/3/2026). Ratusan kendaraan menumpuk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat puncak arus balik di lintas Jawa-Bali, Minggu (29/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan kendaraan menumpuk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat puncak arus balik di lintas Jawa-Bali.
  • Antrean di dominasi oleh truk logistik serta beberapa kendaraan pribadi.
  • Untuk mengatasi kemacetan, ASDP menerapkan sistem tiba bongkar muat (TBB) di enam dermaga. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Ratusan kendaraan menumpuk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat puncak arus balik di lintas Jawa-Bali, Minggu (29/3/2026), hingga menyebabkan antrean sepanjang beberapa kilometer.

Pantuan TribunJatimTimur.com di lapangan, antrean di dominasi oleh truk logistik.

Ada juga beberapa kendaraan pribadi.

Di jalan depan Pelabuhan Ketapang, kendaraan terlihat mengalir.

Baca juga: Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi 26–29 Maret, Banyuwangi Gelar Rakor Bersama Kapolri

Baca juga: Ritual Seblang Olehsari Banyuwangi Kini ada Penari Baru, Digelar Selama 7 Hari

Namun, antrean padat terjadi di jalur sisi utara pelabuhan.

Pencitraan peta digital Google Maps menunjukkan, ekor kemacetan berada di jarak sekitar 5 kilometer dari pintu masuk Pelabuhan Ketapang.

Meski demikian, kemacatan terpantau terputus-putus di beberapa titik.

Sementara di area parkir Pelabuhan Ketapang, kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi area parkir.

Mereka telah mengantre sejak berjam-jam sebelumnya dan menunggu giliran naik ke kapal.

Rofiq, warga Jember yang hendak kembali ke Bali usai mudik, mengatakan, telah mengantre lebih dari sejam di Pelabuhan Ketapang.

"Tapi belum juga naik kapal," kata Rofiq, yang kembali ke Bali naik mobil.

Meski sempat terjebak macet, Rofiq menyebut, kondisi tersebut masih dapat dimaklumi ketimbang saat macet arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk sebelum Lebaran.

Saat itu, Rofiq sempat terjebak kemacatan selama 10 jam.

Pemudik lain, Irma, mengatakan, antrean menuju kapal cukup panjang.

Menaiki sepeda motor dari Jember, Irma mengaku perjalanannya di jalan raya terbilang lancar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved