Senin, 8 Juni 2026

Tradisi Puter Kayun, Napak Tilas Leluhur Boyolangu Banyuwangi

Tradisi Puter Kayun di Boyolangu Banyuwangi digelar tiap 10 Syawal sebagai napak tilas leluhur menuju Pantai Watu Dodol.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
TRADISI - Ritual Puter Kayun yang dilestarikan oleh warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Banyuwangi di setiap 10 Syawal, Senin (10/3/2026). Puter kayun adalah ritual menepati janji warga Boyolangu kepada para leluhur yang telah berjasa membuka jalan di kawasan utara Banyuwangi. 

Menurutnya, tradisi Puter Kayun tidak hanya memiliki nilai ritual dan sejarah, tetapi juga menjadi bagian dari atraksi wisata budaya di Banyuwangi.

“Banyuwangi berkomitmen untuk mengangkat dan melestarikan tradisi lokal masyarakat, termasuk tradisi Puter Kayun Boyolangu ini. Selain untuk menjaga tradisi dan ritual yang ada, tradisi ini juga bagian dari atraksi wisata di Banyuwangi,” katanya.

Sebelum puncak tradisi Puter Kayun, warga Boyolangu lebih dulu menggelar sejumlah kegiatan budaya yang dikemas dalam Boyolangu Traditional Culture.

Rangkaian acara dimulai pada 7 Syawal dengan tradisi Lebaran Kopat, yaitu selamatan yang diakhiri makan ketupat bersama warga.

Selanjutnya pada 9 Syawal, masyarakat menggelar Tradisi Kebo-keboan, sebelum puncak ritual Puter Kayun dilaksanakan pada 10 Syawal.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved