Senin, 8 Juni 2026

Macet ke Pelabuhan Ketapang Kian Parah, Antrean Kendaraan Capai 15 Km

Kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencapai 15 km saat arus balik Lebaran 2026. Pengendara terjebak macet hingga 6 jam.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
ist/ASDP
MACET - Suasana penyebrangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Kemacetan pada H-10 Lebaran makin mengekor. 

Ringkasan Berita:
  • Kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencapai 15 km saat arus balik Lebaran 2026.
  • Pengendara mengaku terjebak macet hingga sekitar enam jam.
  • Antrean kendaraan didominasi truk, bus, dan mobil pribadi.
  • ASDP mengoperasikan 34 kapal untuk mempercepat layanan penyeberangan.
  • Hingga H+7 arus balik, lebih dari 154 ribu kendaraan telah masuk Pelabuhan Ketapang.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Usai arus balik lebaran, kemacetan di jalan nasional Situbondo–Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kian parah, Selasa (31/3/2026).  Pada pagi hari, ekor kemacetan sempat mencapai sekitar 15 kilometer dari pintu masuk pelabuhan, menjadikannya kemacetan terparah selama arus balik Lebaran 2026.

Beberapa hari sebelumnya, antrean kendaraan di jalur tersebut tercatat berkisar sekitar 8 kilometer.

Baca juga: Puncak Arus Balik Usai, Namun Kemacetan Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km

Terjebak Macet 6 Jam

Salah satu pengendara mobil, Hawa, mengaku terjebak kemacetan selama sekitar enam jam di jalur nasional tersebut.

Ia melakukan perjalanan balik setelah mudik bersama keluarga dari Palembang, Sumatera Selatan.

Menurutnya, kemacetan menuju Ketapang menjadi yang paling parah sepanjang perjalanan.

“Kami terjebak macet sejak sekitar pukul 6 sore kemarin. Baru bisa lepas dari kemacetan pukul 12 malam,” kata Hawa.

Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Urai Kemacetan di Pelabuhan Ketapang, Operator Utamakan 3 Kendaraan

Karena kemacetan yang panjang itu, ia bahkan harus bergantian menyetir dengan anggota keluarga lain dalam rombongan.

Antrean kendaraan didominasi oleh truk besar, bus, serta mobil pribadi.

Kemacetan terjadi secara terputus-putus. Beberapa ruas jalan mengalami macet total, terutama di jalur yang berdekatan dengan perempatan dan pertigaan.

Sementara pada titik lain, kendaraan masih bisa bergerak meski dengan kecepatan sangat rendah.

Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi Pantau Pelabuhan Ketapang

ASDP Operasikan 34 Kapal

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan bahwa jenis kendaraan yang menyeberang di pelabuhan kini sudah merata.

Hal ini terjadi setelah pembatasan penyeberangan truk dicabut, seiring berakhirnya surat keputusan bersama (SKB) yang sebelumnya mengatur pembatasan kendaraan selama arus mudik dan balik.

“Saat ini sebagian truk ditampung di Dermaga Bulusan. Dari sana kami bagi menjadi dua skema,” kata Eko.

Dua skema tersebut yakni:

  1. Truk dimuat langsung dari Dermaga Bulusan menggunakan kapal yang bersandar di sana, seperti kapal Portlink
  2. Truk dialihkan ke pelabuhan utama untuk dimuat melalui layanan Landing Craft Machine (LCM)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved