Harga BBM Naik
Harga Pertamax Naik, Warga Banyuwangi Beralih ke Pertalite
Naiknya harga Pertamax membuat sebagian warga Banyuwangi beralih ke Pertalite demi menekan pengeluaran harian.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tidak hanya beralih jenis BBM, Amin juga mempertimbangkan penggunaan sepeda listrik untuk perjalanan jarak dekat sebagai upaya menghemat konsumsi bahan bakar.
"Biar lebih hemat saja," ujarnya.
Sebagian Warga Tetap Bertahan Menggunakan Pertamax
Meski banyak pengguna mulai beralih ke Pertalite, tidak semua masyarakat mengambil keputusan yang sama.
Anggraeni, warga Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, memilih tetap menggunakan Pertamax meskipun harganya meningkat. Menurutnya, kualitas bahan bakar menjadi pertimbangan utama untuk menjaga performa kendaraan.
Ia mengaku pernah mengalami masalah pada sepeda motornya saat menggunakan Pertalite sehingga sejak saat itu memilih menggunakan Pertamax.
"Sebenarnya sudah sangat mahal. Tapi saya dulu pakai Pertalite, mesin sepeda motor saya pernah bermasalah. Akhirnya sejak itu saya pakai Pertamax," kata Anggraeni.
Kenaikan Harga BBM Ubah Pola Konsumsi Masyarakat
Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai memengaruhi pola konsumsi BBM masyarakat Banyuwangi. Sebagian pengguna memilih beralih ke Pertalite untuk mengurangi beban pengeluaran, sementara sebagian lainnya tetap bertahan menggunakan Pertamax dengan alasan menjaga performa kendaraan.
Perbedaan pilihan tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak pada anggaran rumah tangga, tetapi juga memengaruhi keputusan masyarakat dalam menentukan jenis bahan bakar yang digunakan sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/petramax-naik-banyuwani.jpg)