Sabtu, 11 April 2026

Berita Bondowoso

Lapas Bondowoso Panen Sawi Hidroponik, Hasilkan 45 Kg untuk Program MBG

Sayur tersebut akan dikirim ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
PANEN: Lapas Bondowoso saat memanen sawi pertanian hidroponik perdana dan akan dikirim ke SPPG untuk makan bwrgizi gratis, pada Rabu (29/10/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Lapas Klas II B Bondowoso panen perdana 45 kilogram sayur sawi hidroponik, Rabu (29/10/2025).

Sayur tersebut akan dikirim ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Lapas Klas II B Bondowoso, Nunus Ananto, mengatakan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Bondowoso untuk mengajari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bertani hidroponik.

Mereka dilatih selama 10 hari proses menanam sayur, dan membuat media hidroponiknya. 

Baca juga: TNI AL Bareng Petani di Banyuwangi Target Tanam Kedelai di Lahan 60 Hektare

"Kita berdayakan fasilitas yang ada, dengan sejengkal tanah yang ada di sini," katanya.

Yunus menerangkan, di bawah media hidroponik juga masih akan ditanami tanaman lainnya.

Eko Agus Wahyudi, Kepala BLK Bondowoso, mengatakan pelatihan selama ini terus diberikan kepada WBP. Tak hanya bertani hidroponik, ada juga perbengkalan, service kendaraan, dan batik cap.

Tujuannya agar setelah kembali ke masyarakat mereka bisa bekal keterampilan.

Baca juga: Jumlah Penerima Bantuan Jatim Puspa di Bondowoso Naik, Kini Capai 5 Desa

"Kita pilih program bisa banyak memberikan kebermanfaatan," ujarnya. 

Kasubsi Giatja Lapas Bondowoso, Denny Dwi Jaya, mengatakan penanaman hingga panen memerlukan waktu sekitar 45 hari. Mulai dari pembibitan, dinaikkan ke media tanam hidropinik.

Ada dua paralon sepanjang 12 meter dan lebar 5 meter yang digunakan sebagai media tanam. Total ada 330 lubang.

“Saat ini sudah masuk 37 hari," paparnya.

Baca juga: Terancam Silpa, 14 Desa di Bondowoso Belum Cairkan Dana Desa Tahap 2

Denny menambahkan, dengan kondisi pertumbuhan optimal, hasil panen bisa mencapai 45 kilogram sawi per siklus. Satu pohon sawi rata-rata berbobot seperempat kilogram.

Hasil panen perdana ini telah dibeli oleh program MBG dengan harga Rp 20 ribu per kilogram.

“Permintaan dari MBG satu minggu sekali, tapi karena kapasitas masih terbatas, kita baru bisa menyuplai sekitar 40 kilogram,” tambahnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved