3 Rumah Rusak Berat Akibat Bencana di Bondowoso Mulai Diperbaiki
Pemkab Bondowoso mulai memperbaiki 3 rumah rusak berat akibat bencana 2026 dengan bantuan Rp20 juta per unit dari APBD.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pemkab Bondowoso mulai memperbaiki 3 rumah rusak berat akibat bencana awal 2026.
- Bantuan perbaikan rumah sebesar Rp20 juta per unit dari APBD.
- Perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu tiga minggu.
- Januari 2026 tercatat 70 kejadian bencana di Bondowoso.
- Kecamatan Bondowoso, Cermee, dan Maesan menjadi wilayah paling rawan bencana.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten Bondowoso mulai melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana pada awal 2026. Saat ini terdapat tiga rumah dengan kategori rusak berat yang sedang dalam proses perbaikan.
Rumah tersebut berada di Desa Taman, Kecamatan Grujugan, serta di wilayah Kecamatan Curahdami.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (Perkim Ciptaru) Bondowoso, Dadan Kurniawan, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran perbaikan rumah terdampak bencana sebesar Rp20 juta untuk setiap unit rumah.
Menurutnya, nilai bantuan tersebut setara dengan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Besarannya Rp20 juta per unit,” ujar Dadan saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Dana perbaikan rumah tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bondowoso melalui pos anggaran khusus untuk penanganan rumah terdampak bencana.
Baca juga: Dishub Bondowoso Ubah Sistem PJU ke Meterisasi, Hemat Biaya Listrik Rp 682 Juta
Dadan menjelaskan, berdasarkan kewenangan yang dimiliki, dinas hanya menangani perbaikan rumah dengan kategori rusak berat.
Kategori ini mengacu pada tingkat kerusakan bangunan yang mencapai lebih dari 60 persen dari total struktur bangunan.
“Pengerjaannya direncanakan tuntas dalam waktu tiga minggu,” tambahnya.
Baca juga: Pelajar SMKN 3 Bondowoso Berhasil Konversi Motor BBM Jadi Listrik, Bisa Tempuh 65 Km
Jumlah Bencana
Berdasarkan data BPBD Bondowoso, sepanjang Januari 2026 tercatat 70 kejadian bencana di wilayah tersebut.
Rinciannya meliputi:
- 13 kejadian banjir
- 15 tanah longsor
- 42 kejadian cuaca ekstrem
Rentetan bencana tersebut menyebabkan berbagai kerusakan, di antaranya:
- 85 rumah rusak ringan
- 8 rumah rusak sedang
- 3 rumah rusak berat
Baca juga: 237 Prajurit Yonif 514 Raider Bondowoso akan Berangkat ke Lebanon
Selain rumah warga, beberapa infrastruktur juga terdampak, seperti 1 akses jalan, 3 jembatan, dan 7 saluran drainase. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum berupa 1 kantor dan 3 bangunan sekolah.
Wilayah Rawan Bencana
BPBD mencatat terdapat tiga kecamatan di Bondowoso yang memiliki tingkat kerawanan bencana tertinggi, yakni Kecamatan Bondowoso, Cermee, dan Maesan.
Bencana bondowoso
anggaran bencana Bondowoso
Rumah Rusak Bondowoso
bantuan perbaikan rumah Bondowoso
| Bondowoso Alokasikan Rp 500 Juta dari BTT, Penanganan Darurat Bencana di 7 Titik |
|
|---|
| Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Bondowoso, Sejumlah Rumah Rusak dan Listrik Padam |
|
|---|
| Hanya Satu Bulan Terjadi 70 Bencana di Bondowoso, Pemkab Gelar Rakor Kesiapsiagaan |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem di Bondowoso, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang |
|
|---|
| Ada 152 Bencana di Bondowoso, BPBD Dirikan Posko Siaga Bencana 24 Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PERBAIKAN-Dinas-Perkim-Ciptaru-saat-melakukan-verifikasi.jpg)