Forum KDKMP Bondowoso Desak Percepatan Gerai Koperasi Merah Putih
Forum KDKMP Bondowoso mendesak percepatan penyediaan lahan gerai Koperasi Merah Putih
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- FK KDKMP Bondowoso menyampaikan pernyataan sikap dalam RDP di DPRD terkait lambannya penyediaan lahan gerai koperasi.
- Sebanyak 85 desa masih dalam proses verifikasi lahan, sementara 26 desa belum memiliki lahan sama sekali.
- Forum mengancam menggelar aksi pada 12 Juli 2026 jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.
- Pemkab Bondowoso mencatat 97 dari 112 unit gerai KDKMP telah selesai dibangun.
- DPRD mendorong rapat Forkopimda untuk mencari solusi atas persoalan lahan
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Forum Komunikasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (FK KDKMP) Bondowoso mendatangi DPRD Bondowoso, mendesak perceparan pembangunan gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Rabu (17/6/2026).
Mereka menyampaikan pernyataan sikap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir, Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi, serta Kasdim 0822 Bondowoso, forum tersebut menyoroti lambannya penyediaan lahan untuk pembangunan gerai koperasi di sejumlah desa.
Ketua FK KDKMP Bondowoso, Martin Zulkarnain, mengatakan masih terdapat desa yang belum dapat membangun gerai karena persoalan ketersediaan lahan.
“Bahwa ada kelambanan di ketersediaan lahan KDKMP Bondowoso kemarin,” ujarnya.
Baca juga: Progres Koperasi Merah Putih Bondowoso Dinilai Lamban dan Melanggar Undang-Undang
Terkendala Lahan
Ketua KDKMP Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Misbahul Khoir, menjelaskan terdapat 85 desa yang lahannya masih berstatus dipertimbangkan, diverifikasi, maupun telah terverifikasi.
Dari jumlah tersebut, 10 lokasi yang telah terverifikasi masih belum memasuki tahap pembangunan.
“Kemudian 26 desa ini statusnya kosong,” katanya.
Misbahul mengaku gerai KDKMP di desanya juga belum dibangun. Padahal, sejak Juli 2025 pihaknya telah mengajukan permohonan pemanfaatan bangunan sekolah yang sudah tidak digunakan sebagai lokasi gerai koperasi.
Baca juga: 25 Truk Koperasi Merah Putih Disalurkan ke Desa di Situbondo
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan pengelola koperasi karena realokasi dana desa untuk program KDKMP dilakukan secara serentak.
Karena itu, FK KDKMP menyatakan siap menggelar aksi pada 12 Juli 2026 yang bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional apabila tuntutan mereka tidak mendapat tindak lanjut.
Selain persoalan lahan, forum juga menyampaikan keberatan apabila terdapat regulasi maupun mekanisme pengelolaan koperasi yang berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Koperasi, termasuk dalam aspek rekrutmen tenaga kerja. Meski demikian, forum menyatakan masih dapat menerima kebijakan tersebut apabila disertai aturan turunan yang jelas.
Pemkab: 97 Gerai Sudah Rampung Dibangun
Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda menjelaskan hingga saat ini terdapat 112 unit pembangunan gerai KDKMP. Sebanyak 97 unit di antaranya telah selesai 100 persen, sedangkan 15 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
“Sebanyak 15 unit dalam proses pembangunan,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/RAPAT-Perwakilan-Forum-Komunikasi-KDKMP-Bondowoso.jpg)