Sabtu, 18 April 2026

Jalur Gumitir Dibuka

Hari Pertama Dibuka, Lalu Lintas Jalur Gumitir Jember Masih Landai

Hari pertama dibuka, lalu lintas di Jalur Gumitir terpantau landai. Pengendara diimbau tetap waspada.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
KEMBALI DIBUKA: Arus lalu lintas di Jalur Gumitir Jember, Jawa Timur, Kamis (4/9/2025). Hari pertama pembukaan kendaraan masih landai di jalur Gumitir. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi resmi kembali dibuka, setelah lebih dari satu bulan ditutup karena perbaikan jalan, Kamis (4/9/2025). 

Hari pertama pembukaan, arus lalu lintas di jalur nasional tersebut masih terpantau landai.

Sebelumnya Jalur Gumitir ditutup sejak 24 Juli 2025, untuk perbaikan jalan di Kilometer 233+500, tepatnya di tikungan Mbah Singo yang dikenal rawan longsor.

Kanit Jatim 5 Situbondo SAT PJR Dirlantas Polda Jatim, AKP Roni Faslah, menjelaskan sejak pukul 00.00 hingga siang hari, arus kendaraan di kedua arah berjalan lancar.

“Sejak Kamis tadi pukul 00.00 hingga siang ini, arus kendaraan lancar baik dari Banyuwangi ke Jember maupun sebaliknya,” ujarnya.

Baca juga: Jalur Gumitir Dibuka, KA Pandanwangi Tetap Berhenti di 6 Stasiun Tambahan

Roni menambahkan, hingga kini belum ada dominasi jenis kendaraan tertentu yang melintas di Jalur Gumitir. 

Kondisi ini kemungkinan disebabkan sebagian masyarakat belum mengetahui jalur tersebut sudah kembali dibuka.

“Belum begitu banyak kendaraan, mungkin karena sebagian masyarakat masih mengira jalur masih ditutup,” katanya.

Dia menyebut masih ada beberapa spanduk pengumuman pengalihan arus yang belum dicabut. Hal ini membuat pengendara mengira Jalur Gumitir tetap tertutup.

Baca juga: Kabar Baik! Mulai Lusa, 4 September Jalur Gumitir Dibuka Kembali 

“Kami akan minta Kasat berkoordinasi dengan Dishub supaya rambu-rambu bisa dipasang kembali di Jalur Gumitir,” jelasnya.

Terkait kondisi jalan, Roni menilai kualitas jalan di tikungan Mbah Singo, tingkat kemiringan di jalur tersebut kini jauh berkurang sehingga relatif lebih aman untuk dilintasi.

“Relatif lebih aman dilintasi kendaraan,” ungkapnya.

Namun Roni mengingatkan agar pengendara, terutama truk bermuatan berat, tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved