Rabu, 13 Mei 2026

Berita Jember

Banser Jember Datangi Youtuber Stevansyoung, Klarifikasi soal Konten Trans7

Banser Jember mendatangi Youtuber Stevanus Revaldo meminta klarifikasi terkait konten Trans7 di kanal youtubenya.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
KLARIFIKASI: Kader Banser datangi Youtuber Stevanus Revaldo (kaos hitamm) Patrang Jember, Jawa Timur, Jumat (17/10/2025) Mereka klarifikasi postingan video terkait Trans 7. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Sejumlah anggota Banser Jember mendatangi rumah seorang Youtuber bernama Stevanus Revaldo, Jumat (17/10/2025). 

Kedatangan para Banser ini setelah beredar video di kanal YouTube "Stevansyoung" milik Stevanus Revaldo, yang dianggap menyinggung warga Nahdlatul Ulama (NU).

Video berdurasi sekitar 15 menit tersebut berjudul “Kenapa Trans7 Diboikot! Sini Gua Jelasin”. 

Dalam video itu, Stevanus membahas polemik tayangan yang viral di salah satu program di Trans7, dan menuai kecaman sejumlah kalangan karena dinilai merendahkan kiai dan pesantren.

Baca juga: Desak Trans7 Minta Maaf, Ratusan Santri Jember Demo Transmart

Banser mendatangi rumah Stevanus di Kecamatan Patrang, Jember, sekitar pukul 16.30 WIB. Mereka ingin meminta penjelasan langsung mengenai maksud dari isi video tersebut.

“Kami sangat kecewa dan menyayangkan terhadap tayangan video yang sudah ramai diposting oleh yang bersangkutan,” kata Muhammad Irwan, Wakil Komandan Satuan Banser Cabang Jember.

Baca juga: Bupati Bondowoso, Jember, dan Situbondo MoU Kerja Sama Pariwisata dan Pembangunan Daerah

Irwan mengatakan video itu seolah menggiring opini publik bahwa Trans7 tidak perlu meminta maaf atas tayangannya.

“Seakan Trans7 yang telah meminta maaf atas tayangannya itu tidak perlu. Bahkan katanya, Trans7 itu sudah benar,” ujarnya.

Irwan menambahkan konten tersebut dianggap tidak menghormati nilai-nilai pesantren dan para kiai.

“Pesantren punya ciri khas tersendiri yang tidak perlu disampaikan oleh orang yang tidak memahami tradisinya,” imbuhnya.

Baca juga: Kemendagri Apresiasi Inovasi Digital Pemkab Jember Wadul Gus’e

Klarifikasi Stevanus

Stevanus Revaldo mengakui sengaja membuat video tersebut untuk mengalihkan perhatian publik ke isu lain yang menurutnya lebih penting.

“Konten tentang Trans7 itu saya buat agar orang-orang lebih fokus pada isu Undang-Undang tentang reses yang sedang dibahas di DPR,” jelasnya.

Namun, Stevanus mengakui niatnya tersebut justru menimbulkan salah paham dan melukai perasaan warga NU serta Banser.

“Saya minta untuk stop membahas soal ini dan fokus pada Undang-Undang reses. Tetapi ternyata konten yang saya buat masih melukai hati teman-teman NU dan Banser,” katanya.

Baca juga: DPRD Jember Soroti 27 Proyek Perbaikan Jalan yang Terancam Molor, Terjadi Hampir Tiap Tahun

Stevanus menyampaikan permintaan maaf kepada para kader NU, Banser, serta pengikut kanal YouTube-nya.

“Mohon maaf, saya ternyata kurang bisa mengelola kata-kata yang pantas,” ujarnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved